Kompas.com - 22/04/2016, 06:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (‎Persero) Tbk menyambut baik aturan perusahaan penyedia jasa layanan keuangan berbasis teknologi informasi atau financial technology (Fintech) yang tengah dirancang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

‎Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Perusahaan BNI Imam Budi Sarjito‎ mengatakan, persaingan dalam dunia digital sudah tidak bisa dihindari lagi. Maka dari itu, BNI telah menyiapkan divisi yang berhubungan dengan digital technology dan jaringan elektronik.

"Di tempat kami ada satu divisi yang menangani produk-produk terkait dengan digital technology. Kemudian satu divisi lainnya yang berkaitan dengan jaringan-jaringan yang jelek." ujar Imam kepada wartawan ‎di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (21/4/2016).

Meski demikian, perusahaan yang menerapkan sistem FinTech harus memiliki aturan hukum yang jelas untuk meminimalisir resiko yang bakal ditimbulkan di kemudian hari.

Jika aturan hukum sudah jelas, maka gerak perusahaan pun akan menjadi lebih leluasa untuk meningkatkan performa kinerja perseroan

"Pengembangan FinTech diharapkan bisa mendorong ekonomi nasional dan terus semakin berkembang," imbuh Imam.

Sekedar informasi, FinTech adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu inovasi di bidang jasa finansial. Kata FinTech berasal dari kata financial dan technology yang mengacu pada inovasi finansial dengan sentuhan teknologi modern.

National Digital Research Centre (NDRC) mendefinisikan konsep FinTech mengadaptasi perkembangan teknologi yang dipadukan dengan bidang finansial diharapkan bisa menghadirkan proses transaksi keuangan yang lebih praktis, aman serta modern.

Ada banyak hal yang bisa dikategorikan ke dalam bidang FinTech, diantaranya adalah proses pembayaran, transfer, jual beli saham, dan masih banyak lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.