Ini Kata Mendag Thomas Lembong Terkait Pajak "E-commerce"

Kompas.com - 27/04/2016, 15:31 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Masalah pajak e-commerce jadi tantangan dunia digital. Menurut Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, saat ini sangat sulit untuk mengetahui besaran nilai pajak yang harus dikenakan terhadap pelaku e-commerce.

"Jangan biaya pajaknya, cara mengetahui itu e-commerce bidang mana aja kami sulit," ujarnya pada sesi konferensi pers dalam acara IESE 2016, Rabu (27/4/2016).

Menurut dia, bukan hanya Indonesia yang mengalami tantangan tersebut, melainkan semua negara. Bahkan, Amerika Serikat (AS) pun mengalami permasalahan tentang pajak ini.

"Di Amerika sendiri itu jadi permasalahan, yang kita tahu kan kantor e-commerce-nya saja di Irlandia dan pajak badan usahanya juga hanya 15 persen," kata Mendag Thomas Lembong.

Dia menginginkan saat ini tantangan itu jadi perhatian semua kalangan dan jangan terjebak dalam debat perdagangan bebas sehingga permasalahan seperti tidak akan selesai.

"Kita harus keluar dari permasalahan ini dengan saling diskusi. Kalau kita terjebak debat, kita akan sulit hadapi tantangan itu," tutupnya.

Saat ini, pemerintah memang berencana akan mengenakan pajak bagi perusahaan start up dan e-commerce.

Namun, rencana itu sedang dikaji oleh pihak pemerintah untuk mempertimbangkan kelayakan pengenaan pajak itu.

Kompas TV Konsumen Indonesia Kurang "Cerewet"
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.