Ini Lima Kiat Pemasaran di Era Digital Menurut Praktisi

Kompas.com - 03/05/2016, 10:27 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Praktisi dari Telkomtelstra, perusahaan patungan antara PT Telekomunikasi Indonesia dan perusahaan jasa komunikasi Telstra Corporation Limited berbagi lima kiat pemasaran pada era digital.

Menurut Chief Marketing Officer Telkomtelstra Sri Safitri, hal tersebut penting karena seorang pemasar profesional masa kini tidak bisa hanya membekali diri dengan kemampuan bercerita  dan berwawasan.

"Harus cakap di bidang teknologi, khususnya dalam mengolah data menjadi acuan untuk menciptakan strategi guna mencapai target perusahaan. Kiat pertama adalah mengutamakan low hanging fruits," ujar Sri, melalui keterangan tertulis.

"Low hanging fruits" maksudnya adalah target-target yang mudah dijangkau, dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak memerlukan energi juga daya yang terlalu besar.

Kedua, pemasar diminta terus melakukan komunikasi secara konsisten dengan seluruh unit untuk membangun budaya digital perusahaan.

Selanjutnya, memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait teknologi digital dengan tujuan menciptakan pengalaman yang baik untuk pelanggan.

Kemudian memanfaatkan beragam teknologi yang selalu berkembang dengan pesat setiap waktu demi memudahkan hubungan dengan konsumen.

Kelima, pemasar profesional harus dapat melakukan perencanaan apa saja yang dapat dilakukan secara digital untuk memahami apa yang menjadi kebutuhan utama pelanggan sebelum menginformasikan keuntungan dari produk baik barang ataupun jasa yang ditawarkan.

"Para pekerja dan praktisi harus memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan oleh unit bisnis yang bergerak di bidang teknologi informasi saja, tetapi juga dapat dioptimalkan untuk mendukung beragam kegiatan operasional demi meningkatkan pendapatan," tutur Sri.

Kompas TV Laba Bersih Telkom Tumbuh 2,0%
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Whats New
Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Whats New
Ini Alasan BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Rawat Inap Standar

Ini Alasan BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Rawat Inap Standar

Whats New
Cara Mengambil Uang di ATM Bank Jatim Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM Bank Jatim Tanpa Kartu

Spend Smart
BPJS Kesehatan Pertahankan Predikat WTM 8 Kali Berturut-turut

BPJS Kesehatan Pertahankan Predikat WTM 8 Kali Berturut-turut

Whats New
Ingin jadi Episentrum Industri Halal, Perbankan Syariah di RI Butuh Dorongan

Ingin jadi Episentrum Industri Halal, Perbankan Syariah di RI Butuh Dorongan

Whats New
Pendaftaran Kendaraan di MyPertamina Capai 50.000 Unit dalam 4 Hari

Pendaftaran Kendaraan di MyPertamina Capai 50.000 Unit dalam 4 Hari

Whats New
Dapat PMN Rp 10 Triliun, Ini yang Mau Dilakukan PLN

Dapat PMN Rp 10 Triliun, Ini yang Mau Dilakukan PLN

Whats New
Digugat Rp 1,1 Triliun oleh Harmas Jalesveva, Bukalapak: Kami Siap Hadapi

Digugat Rp 1,1 Triliun oleh Harmas Jalesveva, Bukalapak: Kami Siap Hadapi

Whats New
Gramedia Tebar Diskon hingga 90 Persen di Online Book Fair

Gramedia Tebar Diskon hingga 90 Persen di Online Book Fair

Spend Smart
Berkaca Kasus ACT, PPATK Minta Masyarakat Bijak dalam Berdonasi

Berkaca Kasus ACT, PPATK Minta Masyarakat Bijak dalam Berdonasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.