Bantuan Kapal untuk Nelayan di Perbatasan Nunukan Terhambat Koperasi

Kompas.com - 05/05/2016, 17:01 WIB
Para nelayan bahu membahu mendorong perahu menuju laut di Pantai Tanjung Papuma, Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9/2015). Pantai Tanjung Papuma berada di pantai selatan Jawa Timur. Pantai Tanjung Papuma terletak sekitar 45 kilometer dari Stasiun Jember. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPara nelayan bahu membahu mendorong perahu menuju laut di Pantai Tanjung Papuma, Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9/2015). Pantai Tanjung Papuma berada di pantai selatan Jawa Timur. Pantai Tanjung Papuma terletak sekitar 45 kilometer dari Stasiun Jember.
|
EditorAprillia Ika

NUNUKAN, KOMPAS.com – Ribuan nelayan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, belum terdaftar sebagai anggota koperasi.

Padahal tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memberikan bantuan 20 kapal untuk menangkap ikan. Minimnya kesadaran nelayan untuk membentuk koperasi akan menjadi kendala penyaluran bantuan puluhan kapal tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan Dian Kusumanto mengatakan, untuk mendorong para nelayan pihaknya telah mengerahkan penyuluh perikanan di lapangan.

”Kami dorong dengan menurunkan punyuluh perikanan lapangan. Nelayan juga bisa mendaftar secara online dengan kartu nelayan untuk registrasi. Targetnya bulan ini sudah selesai,“ ujar Dian, Kamis (05/05/2016).

Kabupaten Nunukan sendiri memiliki lebih dari 3.000 nelayan. Kebanyakan hanya memiliki perahu kecil yang tidak bisa menjangkau ke perairan lebih dalam.

Akibat minimnya peralatan tangkap nelayan, di perairan perbatasan banyak kapal kapal nelayan asing yang memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan illegal fishing.

Bantuan kapal bagi nelayan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan dipastikan akan bisa meminimalisir keberadaan kapal kapal asing yang menanagkap ikan secara ilegal tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Banyak nelayan asing yang masuk dengan menggunakan 2 bendera. Targetnya kalau dapat bantuan kapal tidak ada lagi nelayan asing mencari ikan di perairan kita,” imbuh Dian.

Kapal Patroli

Selain mendapat bantuan kapal penangkap ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan juga akan mendapat bantuan satu kapal cepat untuk melakukan patroli di wilayah perairan perbatasan.

Selama ini, kapal pengawas dari Dinas Kelautan dan Perikanan masih kalah cepat dengan kapal kapal yang melakukan kegiatan illegal fishing maupun kapal kapal yang melakukan penyelundupan hasil laut secara ilegal ke negara tetangga.

Kompas TV Tantangan yang Dihadapi Menteri Susi- Satu Meja Eps 138 Bagian 2



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X