Kompas.com - 10/05/2016, 13:24 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi mogok pilot Lion Grup membuat belasan jadwal penerbangan maskapai tersebut mengalamai keterlambatan atau delay.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Farid Indra Nugraha mengungkapkan, setidaknya ada 18 penerbangan Lion Grup yang mengalami delay disejumlah bandara yang dikelola AP I.

"Pihak Angkasa Pura I terus melakukan komunikasi secara intensif dengan perwakilan Lion Air Group yang ada di bandara, melakukan antisipasi pengamanan terhadap fasilitas dan pengguna jasa dengan pihak terkait," kata Farid dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Menurut Farid, data 18 penerbangan Lion Grup yang delay bersal dari 5 bandara yakni Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Usai melakukan komunikasi dengan Lion Grup, AP I menuturkan bahwa pihak Lion telah menangani masalah tersebut dan operasional penerbangan sudah kembali normal.

"(Kami) Memastikan hak-hak penumpang dipenuhi oleh Lion Group sesuai ketentuan akibat kejadian ini," ucap Farid.

Sebelumnya, ratusan pilot maskapai penerbangan Lion Air memutuskan untuk mogok terbang pada Selasa (10/5/2016) pagi. Mereka mogok karena uang transpor untuk pilot yang seharusnya sudah diberikan sejak Kamis lalu belum diberikan hingga pagi ini.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan, sejumlah awaknya memang ada yang mengalami masalah administrasi. Masalah itu dinilai berdampak pada jadwal penerbangan pesawat Lion Air di tempat-tempat tertentu.

"Saat ini, masalah administrasi sudah dapat diselesaikan dan operasional penerbangan sudah kembali normal. Ke depannya, masih ada beberapa penerbangan yang akan mengalami keterlambatan dan kami akan berusaha untuk mengurangi keterlambatan tersebut. Kami atas nama manajemen Lion Air mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ujar Edward.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.