Hingga Mei 2016, Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mencapai Rp 39,12 Triliun

Kompas.com - 10/05/2016, 17:52 WIB
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Yuana Setiowati Barnas memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) Selamet wuryadi, disela acara Penguatan Jaringan Usaha Sentra Peternak Puyuh Melalui KUR dan IUMK di Jakarta, Kamis (14/4/2016) PRMSekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Yuana Setiowati Barnas memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) Selamet wuryadi, disela acara Penguatan Jaringan Usaha Sentra Peternak Puyuh Melalui KUR dan IUMK di Jakarta, Kamis (14/4/2016)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga awal Mei 2016 sudah menembus Rp 39,12 triliun, atau sekitar 40 persen dari target penyaluran tahun ini sebesar Rp 120 triliun.

KUR sebesar itu disalurkan kepada sekitar 1,64 juta debitor.

"Tentu ini pencapaian yang sangat baik karena sebelum pertengahan tahun sudah bisa mencapai 40 persen. Tahun lalu, pada bulan yang sama, serapan KUR tidak sampai segini," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram di Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Menurut dia, pencapaian tersebut didorong oleh pelonggaran aturan penyaluran.

Kelonggaran itu adalah suku bunga KUR diturunkan dari 12 persen menjadi 9 persen dan penghapusan agunan.

"Rencananya, tahun depan, bunga KUR akan turun lagi menjadi tujuh persen," kata Agus.

"Banyak pelaku usaha yang ingin memanfaatkan program pemerintah ini. Sektor yang dibiayai juga berkembang ke sektor lain. Sekarang sudah ada KUR khusus TKI dan UKM yang berorientasi ekspor," tambah Agus.

Agus menambahkan, sejak digulirkan kali pertama pada 2007, KUR sudah berkembang secara pesat.

Dari sisi dana anggaran, bila pada 2007 hanya tersedia Rp 27 triliun, kini yang sudah tersedia Rp 100 triliun-Rp 120 triliun.

Eksistensi KUR juga melibatkan multisektor dan multidimensi, melibatkan partisipasi masyarakat dari level presiden hingga pelaku usaha mikro dan kecil.

Bank penyalur KUR pun tak hanya bank milik pemerintah (BUMN) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Kini, bank swasta pun sudah mulai turut menjadi penyalur KUR.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X