BNI Percepat Penyaluran Kredit ke Sektor Perikanan

Kompas.com - 12/05/2016, 16:05 WIB
Menteri Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharanin, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, serta Wakil Dirut BNI Suprajarto saat menyaksikan layanan perbankan yang dilakukan Agen BNI46 dalam kaitan pengembangan dukungan kepada masyarakat pesisir di Demak, Jawa Tengah, Kamis (12 Mei 2016). Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi Program Jangkau, Sinergi, dan Guideline (JARING) untuk mempermudah akses nelayan pada layanan perbankan. Dok BNIMenteri Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharanin, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, serta Wakil Dirut BNI Suprajarto saat menyaksikan layanan perbankan yang dilakukan Agen BNI46 dalam kaitan pengembangan dukungan kepada masyarakat pesisir di Demak, Jawa Tengah, Kamis (12 Mei 2016). Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi Program Jangkau, Sinergi, dan Guideline (JARING) untuk mempermudah akses nelayan pada layanan perbankan.
|
EditorM Fajar Marta

DEMAK, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk merambah ke kawasan Pesisir Utara Jawa Tengah melalui Program JARING (Jangkau, Sinergi, dan Guideline).

Program yang dijalankan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini menitikberatkan pada pembiayaan kepada komunitas nelayan yang berdomisili di Kabupaten Demak serta kota dan kabupaten lain di sekitarnya. 

"Penguatan akses ke layanan perbankan ini diharapkan dapat mempercepat pembiayaan BNI ke sektor Kelautan dan Perikanan," kata Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto Kamis (12/5/2016) di Demak Jawa Tengah.

Menurut Suprajarto, kegiatan sosialisasi JARING di Demak ini merupakan kegiatan ke-4 setelah dilakukan di Takalar-Sulawesi Selatan, Pantai Sendangbiru Malang-Jawa Timur, serta Bengkalis-Riau.

Sosialisasi JARING kali ini juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Sektor yang dibiayai BNI antara lain sektor budidaya dan penangkapan perikanan, industri pengolahan perikanan, serta perdagangan hasil perikanan.

Total kredit sektor kelautan dan perikanan yang disalurkan BNI hingga akhir Desember tahun 2015 mencapai Rp 1,4 triliun yang meningkat menjadi Rp 1,5 triliun pada akhir April 2016, termasuk diantaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Akumulasi dari tahun 2007 hingga 30 April 2016, jumlah debitur yang mendapatkan fasilitas pembiayaan KUR di sektor Kelautan dan Perikanan mencapai 5.205 UMKM dengan total penyaluran sebesar Rp 534,5 miliar, di mana sebanyak Rp 50,8 miliar diantaranya tersalurkan selama periode Januari 2016 – April 2016 kepada 233 UMKM.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X