Pelaku Usaha Masih Tunggu Kepastian soal Berlanjut Tidaknya Reklamasi

Kompas.com - 12/05/2016, 21:57 WIB
Sejumlah petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat memasang plang penghentian proyek reklamasi di Pulau G pada Rabu (11/5/2016). Akhdi martin pratamaSejumlah petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat memasang plang penghentian proyek reklamasi di Pulau G pada Rabu (11/5/2016).
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Pelaku usaha masih menunggu kepastian soal berlanjut tidaknya reklamasi di Teluk Jakarta. Di sisi lain, pemerintah masih terus membahas mengenai analisis dampak lingkungan proyek tersebut. Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Benny Soetrisno mengingatkan pentingnya kepastian untuk semua pihak.

Saat menjadi pembicara pada diskusi bertajuk "Menilik Reklamasi Sebagai Bagian dari Ketahanan Lingkungan Nasional” pada Selasa (10/5/2016), Benny mengatakan  pendanaan sebuah proyek investasi, termasuk reklamasi ini, melibatkan pinjaman dari pihak perbankan. Jika proyek tersebut tidak berjalan sesuai rencana, bunga pinjaman yang ditanggung oleh pelaku bisnis yang terlibat di dalamnya akan membebani pengusaha karena terus berjalan, sementara proyek terhenti.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagaimana warta Antara menunjukkan catatan bahwa masih terus dilakukan pembahasan analisis dampak lingkungan (amdal) proyek reklamasi tersebut. Berturut-turut, pembahasan masih berlangsung untuk Pulau C, D, G, dan E.

Menurut laman BBC.com, pada 15 April 2016, pemerintah menghentikan sementara proses reklamasi di Teluk Jakarta. Jangka waktu moratorium itu hingga enam bulan ke depan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X