Kemenhub Bekukan Izin "Ground Handling" Lion Air di Cengkareng dan AirAsia di Ngurah Rai Bali

Kompas.com - 18/05/2016, 14:36 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan sementara izin kegiatan pelayanan penumpang dan bagasi (ground handling) Lion Group di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan dan PT Indonesia AirAsia di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/5/2016), mengatakan, pembekuan berlaku lima hari sejak diterbitkannya surat pembekuan.

"Penerbitan surat pembekuan ini bertujuan untuk perbaikan dalam pelayanan penerbangan jasa," katanya. (Baca: Akan Diberi Sanksi, Lion Air Sebut Masih Dibutuhkan Masyarakat)

Sebagai konsekuensi dari pembekuan izin kegiatan pelayanan di bandara tersebut, ia mengatakan, kedua perusahaan harus mencari perusahaan jasa pelayanan penumpang dan bagasi lain untuk melayani pengguna jasa penerbangan mereka selama lima hari.

Suprasetyo mengatakan, pemerintah membuat keputusan tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, Peraturan Menteri Nomor 55/2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil, dan Peraturan Menteri Nomor 56/2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Nomor 187/2015. (Baca: Penumpang AirAsia dari Singapura Salah Masuk Terminal Domestik)

Menanggapi hal ini, Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono mengatakan layanan AirAsia dari dan ke Bandara Ngurah Rai Denpasar akan tetap berjalan normal.

"Mengenai ground handling apa saja yang dibekukan, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Namun layanan kami akan tetap normal," jelasnya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X