Ini Resep AdaJek Memenangkan Persaingan Bisnis Ojek "Online"

Kompas.com - 20/05/2016, 18:00 WIB
Ilustrasi rider AdaJek. Layanan ojek online baru ini akan beroperasi resmi mulai 2 Juni 2016 mendatang. Iwan Supriyatna/KOMPAS.comIlustrasi rider AdaJek. Layanan ojek online baru ini akan beroperasi resmi mulai 2 Juni 2016 mendatang.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan bisnis ojek berbasis aplikasi atau ojek online mulai ketat dengan masuknya sejumlah pemain baru, selain perusahaan yang lebih dulu ada seperti GoJek dan Grab Bike.

Salah satu pemain ojek online baru, AdaJek, yang berdiri di bawah bendera PT Ada Solusi Infotech, memiliki beberapa strategi untuk mencuil kue pasar bisnis ini di sejumlah wilayah di Indonesia.

Wakil Direktur Utama Ada Solusi, Teguh Mubarakh, optimistis perusahaannya akan maju dibanding 37 pemain bisnis ojek aplikasi lain. Bahkan, bisa kembali modal dalam 6 bulan.

Apa saja strategi mereka?

Pertama, dengan menggunakan sistem Stop and Go. Dengan sistem ini, pengguna AdaJek bisa mencari layanan AdaJek dengan aplikasi, atau dengan menyetopnya di jalan. 

Menurut Teguh, AdaJek tidak hanya membidik segmen masyarakat pengguna internet sebagai konsumennya. Namun, masyarakat yang kurang mahir menggunakan aplikasi di ponsel pintar juga bisa memanfaatkan jasa AdaJek.

"Misalnya ada rider (sebutan pengendara ojek di AdaJek) memakai atribut AdaJek. Nah itu bisa di stop langsung. Stop and Go ini terobosan baru, mungkin belum ada di ojek online lain," kata dia, Kamis (19/5/2016).

Kedua, AdaJek menggunakan sistem perhitungan tarif Rp 10.000 per empat kilometer. Untuk kemudian, perhitungan tarif dihitung per kilometer.

Ketiga, AdaJek memberikan dukungan penuh bagi para rider agar terus bersemangat melayani penumpang.

Misal, dengan memberikan reward berupa umorh dan jalan-jalan ke Eropa bagi rider yang berprestasi.

Atau, mendaftarkan rider dalam asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja. Sehingga para rider merasa aman dan terjamin. "Rider nanti diikut sertakan dalam BPJS Kesehatan dan asuransi lainnya," pungkas Teguh.

Kompas TV Kemenhub Cabut Larangan Ojek Berbasis Online

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X