Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebih Banyak Ditopang Konsumsi, Perekonomian Bengkulu Dinilai Rapuh

Kompas.com - 24/05/2016, 11:45 WIB
Firmansyah

Penulis

BENGKULU, KOMPAS.COM -Ternyata, 80 persen perekonomian di Provinsi Bengkulu berasal dari sektor konsumsi, bukan sektor produksi. Hal ini menjadi perhatian Bank Indonesia (BI).

Deputi Perwakilan BI di Bengkulu, Christin R Sidabutar, mengungkapkan bahwa 80 persen pertumbuhan ekonomi di Bengkulu masih ditopang oleh faktor konsumsi, bukan produksi.

"Dari 80 persen itu, sebanyak 65 persen adalah konsumsi rumah tangga. Sisanya, konsumsi  pemerintah. Sektor produksi masih kecil," kata Christin, Senin (23/5/2016).

BI menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang didominasi oleh konsumsi menandakan perekonomian Bengkulu rapuh.

Christin mengatakan, BI beberapa kali memberikan masukan agar Pemerintah Provinsi Bengkulu segera melakukan langkah-langkah yang tepat dalam menunjang pertumbuhan produksi yang memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, pemerintah provinsi harus jeli menangkap peluang investasi. Sebab sebelumnya BI menemukan fakta bahwa 70 persen modal investasi yang masuk ke Bengkulu keluar kembali.

"Ini tentu saja merugikan daerah itu," kata dia.  (Baca:  2014, Titik Nadir Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu dalam 5 Tahun Terakhir)

Kompas TV Ekonomi Indonesia "Diwarnai" Tantangan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Kementerian PUPR: Retak akibat Gempa Sumedang, Terowongan Tol Cisumdawu Aman Dilalui

Kementerian PUPR: Retak akibat Gempa Sumedang, Terowongan Tol Cisumdawu Aman Dilalui

Whats New
Enam Posko Nataru Pantau Lalu Lintas Laut di Kepulauan Seribu

Enam Posko Nataru Pantau Lalu Lintas Laut di Kepulauan Seribu

Whats New
Mengukur Urgensi Kereta di Pulau Dewata

Mengukur Urgensi Kereta di Pulau Dewata

Whats New
Exit Tol Gedebage KM 149 Ditutup, Ini Akses Alternatif Menuju Stasiun Kereta Cepat Tegalluar

Exit Tol Gedebage KM 149 Ditutup, Ini Akses Alternatif Menuju Stasiun Kereta Cepat Tegalluar

Whats New
3 Bandara RI Masuk Kategori Terburuk Versi AirHelp, Menhub: Yang Penting 'Security' dan 'Safety'

3 Bandara RI Masuk Kategori Terburuk Versi AirHelp, Menhub: Yang Penting "Security" dan "Safety"

Whats New
Bagaimana Nasib Jiwasraya Setelah Restukturisasi Polis Nasabah Rampung? Ini Kata Wamen BUMN

Bagaimana Nasib Jiwasraya Setelah Restukturisasi Polis Nasabah Rampung? Ini Kata Wamen BUMN

Whats New
Harga BBM BP-AKR Turun Per 1 Januari 2024

Harga BBM BP-AKR Turun Per 1 Januari 2024

Whats New
Harga BBM Shell Juga Turun, Simak Rinciannya Per 1 Januari 2024

Harga BBM Shell Juga Turun, Simak Rinciannya Per 1 Januari 2024

Whats New
Indeks LQ45 Naik 3,56 Persen Sepanjang 2023, Simak Rekomendasi Saham 'Blue Chip' Tahun Ini

Indeks LQ45 Naik 3,56 Persen Sepanjang 2023, Simak Rekomendasi Saham "Blue Chip" Tahun Ini

Earn Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 1 Januari 2024

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 1 Januari 2024

Spend Smart
Pertamax Cs Turun Lagi, Simak Harga BBM Non Subsidi Pertamina Per 1 Januari 2024

Pertamax Cs Turun Lagi, Simak Harga BBM Non Subsidi Pertamina Per 1 Januari 2024

Whats New
Mulai Hari Ini, Rokok Elektrik Kena Pajak!

Mulai Hari Ini, Rokok Elektrik Kena Pajak!

Whats New
[POPULER MONEY] Boeing Desak Pemeriksaan ke Seluruh Pesawat 737 MAX | Menhub Ungkap Penyebab Macet Ekstrem di Bali

[POPULER MONEY] Boeing Desak Pemeriksaan ke Seluruh Pesawat 737 MAX | Menhub Ungkap Penyebab Macet Ekstrem di Bali

Whats New
Cara Mudah Bayar Wifi IndiHome via BCA mobile dan myBCA

Cara Mudah Bayar Wifi IndiHome via BCA mobile dan myBCA

Spend Smart
Cara Bayar Pegadaian lewat Aplikasi BRImo dengan Mudah

Cara Bayar Pegadaian lewat Aplikasi BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com