IFF dan Asbanda Sepakat Biayai Infrastruktur di Daerah

Kompas.com - 24/05/2016, 13:48 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorJosephus Primus

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Infrastructure Finance (IFF) bersama dengan Asiosasi Bank pembangunan Daerah (Asbanda) berkomitmen membiayai proyek-proyek infrastruktur daerah di Indonesia.

Komitmen itu disepakati melalui penandatanganan nota kesapahaman (MoU) yang dilakukan oleh Presiden Direktur IFF Arisudono Soerono dan Ketua Umum Asbansa Kresno Sediarsi yang disaksikan oleh Direktur Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan di  Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Arisudono mengatakan IFF nantinya akan membiayai proyek-proyek infrastruktur melalui jaringan bank-bank pembangunan daerah yang juga sebagai anggota Asbanda. "Perpaduan antara Asbanda dan IIF akan menciptakan sinergi yang kuat dan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah sehingga meningkatkan investasi dan ekonomi daerah," ujar Arisudono.

Namun dalam nota kesepahaman ini Arisudono tidak memberi tahu jumlah nilai yang diberikan IFF kepada Asbanda.  Arisudono menerangkan bahwa jumlah nilai yang diberikan tiap tahun akan meningkat.

Produk yang ditawarkan IFF mencakup pinjaman senior, pembiayaan ulang, pinjaman subordinasi, investasi ekuitas, penjaminan, pinjakan siaga, dan penasihat keuangan.

Sementara itu, Ketua Umum Asbanda Kresno Sediarsi mengatakan kerja sama ini sejalan dengan program transformasi BPD yang mengharapkan menjadi bank regional yang kuat dan berdaya saing tinggi untuk meningkatkan perekonomian berkelanjutan. "Sehingga BPD ini diharapkan berperan untuk sektor non-konsumtif, karena BPD ini sampai saat ini lebih banyak berperan di sektor konsumtif yang melayani pemda (pemerintah daerah) di daerah masing-masing,"  ujar Kresno.

Kresno menjelaskan pembiayaan ini bukan hanya diberikan BPD, tapi juga ke pemda.  Kresno berharap Asbanda seluruh Indonesia bisa berkomunikasi dengan pemda karena pembiayaan di daerah perlu strategi untuk proyek-proyek infrastruktur.

Kresno mengungkapkan selama ini Asbanda telah membiayai proyek-proyek Infrastruktur di daerah seperti proyek jalan tol bersama Jasa Marga di Sumatera dan Jawa,  proyek tol Cikopo-Palimanan sebesar Rp 2,2 triliun, dan proyek listrik bersama Perusahaan Listrik Negara dengan membiayai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau sebesar Rp 2,225 triliun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Whats New
Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Whats New
Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Whats New
Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Whats New
Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Whats New
Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Whats New
Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Whats New
Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Whats New
Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X