Rizal Ramli Usul Penerbitan Obligasi untuk Pembiayaan Infrastruktur

Kompas.com - 25/05/2016, 14:30 WIB
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengusulkan adanya penerbitan obligasi yang khusus dilakukan untuk pembiayaan infrastruktur guna menghimpun dana dalam membangun prasarana dan sarana di berbagai daerah.

"Indonesia perlu menerbitkan bond (obligasi) sekitar 100 miliar dollar AS untuk pembiayaan infrastruktur," kata Rizal Ramli dalam keterangan tertulis, Selasa.

Rizal mengemukakan hal itu saat menjadi pembicara dalam acara Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandung, Jawa Barat, (24/5/2016).

Menurut dia, penerbitan obligasi tersebut sebenarnya dapat dilakukan setelah melalui revaluasi seluruh aset BUMN. Namun sayangnya, tak semua menteri di Kabinet Kerja mendukung gagasannya, bahkan tak semua BUMN melakukan revaluasi aset.

"Hanya beberapa BUMN menangkap ide ini melakukan revaluasi aset. Asetnya naik Rp 800 triliun. Tapi kalau seluruh BUMN melakukan ini, asetnya akan naik Rp 2.500 triliun. Sehingga kita menerbitkan financing 100 miliar dollar AS mempercepat pertumbuhan ekonomi," katanya.

Ia berpendapat bahwa bila gagasan ini dijalankan akan membangkitkan kepercayaan investor yang akan berebutan masuk ke Indonesia, dan dana hasil pembelian obligasi tersebut dialokasikan untuk membangun infrastruktur di seluruh Indonesia dan sisanya untuk menggerakkan sektor riil.

Kompas TV Jokowi Resmikan Proyek Infrastruktur di Luar Jawa
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.