Wall Street Alami "Minggu Terbaik" Perdagangan Saham sejak Maret

Kompas.com - 30/05/2016, 08:00 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Perdagangan saham di Wall Street, Amerika Serikat (AS), naik pada Jumat (27/5/2016) dan mencatatkan sebagai minggu terkuat sejak Maret.

Perdagangan saham di bursa AS naik setelah pimpinan federal Reserve janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga acuan akan dilakukan pada "beberapa bulan" mendatang.

Yellen merupakan suara terkuat dalam aneka pendapat para penentu kebijakan yang sebelumnya bersuara, mengatakan perekonomian AS meningkat dan dengan demikian sejumlah investor menanti kenaikan suku bunga AS di Juni atau Juli.

Suku bunga yang lebih tinggi akan mencekik likuiditas pasar saham, banyak investor melihat potensi kenaikan suku bunga sebagai kepercayaan diri perekonomian AS menapakkan dirinya.

"Seiring dengan posisi AS di perekonomian global, segala hal terlihat meningkat dan di Juli atau Juni akan ada poin keberlanjutan," kata Paul Springmeyer, portfolio manager di Private Client Reserve dari U.S. Bank.

"Dengan meningkatnya kekuatan, kami sebaiknya meningkatkan level rendah yang saat ini ada," lanjut dia.

Setelah pidatop Yellen, para pedagang menaikkan ekspektasi kenaikan suku bunga di Juni menjadi 34 persen dari 30 persen, menurut CME Group.

Pertemuan Fed akan dihelat pada 14-15 Juni 2016 mendatang.

Data pada Jumat menunjukkan bahwa perekonomian AS melambat pada kuartal pertama, walauopun perlambatan tidak setajam yang diperkirakan.

Pada perdagangan saham Jumat, 10 indeks sektoral S&P 500 naik, dengan kenaikan tertajam di indeks telekomunikasi dan keuangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average DJI naik 0,25 persen ke level 17.873,22 dan indeks S&P 500 naik 0,43 persen ke level 2.099,06.

Indeks Nasdqaq Composite naik 0,65 persen ke level 4.933,51. seoanjang 2016, S&P sudah naik 2,7 persen.

Volume perdagangan saham AS di Jumat tidak banyak, seiring tutupnmya Wall Street di Senin untuk memperingati Memorial Day.

Hanya 5,6 miliar saham berpindah tangan di bawah rata-rata 7,1 miliar per perdagangan dalam 20 sesi perdagangan terakhir.

Kompas TV The Fed Naikkan Bunga?



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X