Maskapai Penerbangan Membekukan Penerbangan ke Venezuela, Ada Apa?

Kompas.com - 30/05/2016, 14:00 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Jerman, Deutsche Lufthansa AG, mengatakan akan menunda sementara penerbangan ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada bulan depan.

Kebijakan itu dilakukan seiring memburuknya perekonomian negara tersebut.

Maskapai ini juga kesulitan mengonversi mata uang lokal Venezuela ke dollar AS.

Maskapai internasional ini sudah berjuang beberapa tahun untuk merepatriasi pendapatan miliaran dollar AS dari mata uang bolivar.

Misal dengan menyediakan layanan terbatas dan mengharuskan penumpang membayar dalam dollar AS.

"Kami sangat menyesal untuk alasan penghentian sementara ini, untuk rute Caracas-Frankfurt per 18 Juni," tulis pernyataan resmi Lufthansa.

Namun, Lufthansa tidak akan menutup kantornya di Caracas.

Selama dua tahun masa jatuhnya harga minyak, negara anggota OPEC, Venezuela, berjuang dengan resesi terburuk dan inflasi tertinggi di dunia, yang membuat warga negara ini tidak mungkin melancong ke luar negeri.

Sementara itu, maskapai American Airline3s juga berencana untuk menutup rute penerbangan Caracas-New York akibat minimnya penumpang.

Kompas TV Bagaimana Harga Minyak Terbentuk?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.