Era Digital, Bisnis Waralaba Diminta Manfaatkan Teknologi

Kompas.com - 03/06/2016, 16:48 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina di acara Internasional Franchise (IFRA) di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (3/6/2016)???? Yoga SukmanaSekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina di acara Internasional Franchise (IFRA) di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (3/6/2016)????
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta waralaba di Indonesia melakukan sinergi dengan teknologi dalam pengembangan usahanya.

Saat ini, waralaba Indonesia dinilai belum memanfaatkan perkembangan teknologi.

"Sekarang kita sudah era digital, waralaba ini kan kelihatanya masih offline. Ke depan kita harus sinergikan perkembangan ekonomi dengan fenomena digital ini," ujar Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina di acara International Franchise 2016, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Menurut ia, sinergitas antara waralaba dan teknologi akan mampu menciptakan perkembangan bisnis yang lebih besar.

Misalnya kata Srie, teknologi digunakan untuk pemesanan atau pengiriman barang ke konsumen.

"Indomaret sudah kembangkan itu. Ke depan harapannya (semua waralaba) ini bisa disinergikan dengan teknologi," kata Srie.

Selain itu, pemerintah juga berharap muncul waralaba yang khusus memberikan jasa konsultasi pengembangan usaha.

Hingga saat ini kata Srie, orientasi waralaba di Indonesia masih terpaku kepada produk makanan dan minuman.

Bahkan, persentasenya mencapai 60 persen. "Jadi harusnya sudah ada, jasa konsultasi pengembangan usaha, asuransi. Supaya bisa bersaing dengan teman-teman dari luar negeri," ucap dia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X