Komisi VI DPR Nilai Pemotongan Anggaran Akan Lemahkan KPPU

Kompas.com - 07/06/2016, 17:12 WIB
Ketua KPPU Sarkawi Rauf saat Rapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/6/2016). Ahmad FauziKetua KPPU Sarkawi Rauf saat Rapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/6/2016).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat menilai bahwa pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 adalah upaya untuk melemahkan fungsi dan tugas Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Anggota Komisi VI dari fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono mengatakan peran KPPU saat ini penting, apalagi dengan adanya Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Apakah KPPU mau dilemahkan?, Pemerintahan ini menginginkan KPPU lemah," kata Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Bambang menjelaskan Komisi VI DPR menginginkan iklim usaha dalam negeri terjaga, sehingga dirinya mendukung pemberian anggaran yang lebih kepada KPPU.

Itu dilakukan agar KPPU bisa menjalankan fungsi dan tugasnya tanpa terhambat dengan anggaran.

"Terutama anggaran untuk kantor wilayah saya lihat sangat minim, di Bali diberi anggaran Rp 1 miliar untuk satu tahun, untuk gaji pegawai saja itu gak cukup" ucap Bambang.

Senada dengan itu, Anggota Komisi VI dari Fraksi PPP Iskandar D. Syaichu menyatakan akan berjuang untuk membatalkan rencana pemotongan anggaran KPPU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Iskandar, dengan adanya KPPU, persaingan usaha dalam negeri semakin terawasi sehingga jika terjadi praktek-praktek yang merugikan bisa langsung ditindak.

Sebelumnya, KPPU memaparkan kepada Komisi VI bahwa pemerintah berencana untuk memotong anggaran dalam APBN-P 2016.

Dana yang dipotong dalam Anggaran tersebut sebesar Rp 27 miliar.

KPPU menganggap pemotongan itu akan menghambat fungsi dan tugas dalam penindakan persaingan usaha.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.