Pengusahaan 3 Jalan Tol Baru Diserahkan ke Perusahaan "Berdarah" Jasa Marga

Kompas.com - 10/06/2016, 14:00 WIB
Ilustrasi: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) pukul 11.23 WIB oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.   KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) pukul 11.23 WIB oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menandatangi 3 Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) baru. Ketiga jalan tol tersebut yakni Jalan Tol Pandaan-Malang (37,62 km), Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (99,35 km) dan Jalan Tol Manado-Bitung (39 km).

"Penandatanganan PPJT tersebut dilaksanakan di Istana Negara dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo," ujar AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Berdasarkan kerja sama itu, tiga perusahaan yang akan mengelola 3 tol baru ternyata memiliki "darah" Jasa Marga. Sebab perusahaan tersebut merupakan perusahaan patungan yang mayoritas sahamnya dimiliki Jasa Marga.

Pertama PT Jasamarga Pandaan Malang yang merupakan perusahaan patungan Jasa Marga, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Sarana Multi Infrastruktur. Sekitar 60 persen sahamnya milik Jasa Marga.

Kedua, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda yang merupakan perusahaan patungan Jasa Marga, Wijaya Karya, PT PP, dan PT Bangun Tjipta Sarana. Jasa Marga menguasai 55 persen saham perusahaan ini.

Ketiga, PT Jasamarga Manado Bitung. Perusahaan patungan Jasa Marga, PT Wijaya Karya, dan PT PP. Kepemilikan saham Jasamarga pada perusahaan ini mencapai 65 persen.

Direncanakan ketiga tol tersebut bisa dioperasikan pada 2018-2019 mendatang. Dengan penandatangan perjanjian penguahaanan 3 tol baru, Jasamarga berharap asetnya bisa melonjak hingga Rp 100 trilun pada 2019.

Kompas TV Ruas Tol Jakarta-Cikampek Macet Total

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X