Mentan: Konsumsi Masyarakat Justru Meningkat Saat Puasa

Kompas.com - 12/06/2016, 11:56 WIB
Mentan Amran Sulaiman saat mengahadiri Diskusi Kesiapan Bahan Pokok Menjelang Hari Raya, di Hotel Santika, Jakarta, (2/6/2016) Ahmad FauziMentan Amran Sulaiman saat mengahadiri Diskusi Kesiapan Bahan Pokok Menjelang Hari Raya, di Hotel Santika, Jakarta, (2/6/2016)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertanian Amran Sulaiman beranggapan bahwa konsumsi masyarakat seharusnya menurun saat bulan Ramadhan, tetapi kenyataan di lapangan ternyata sebaliknya.

Fluktuasi harga berbagai komoditas pokok selalu terjadi setiap tahunnya jelang puasa hingga Lebaran, seiring dengan peningkatan konsumsi masyarakat.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman merasa heran mengapa hal ini bisa terjadi. Pada bulan yang seharusnya konsumsi menurun karena ibadah puasa malah meningkat tajam.

"Harusnya kalau menahan diri puasa itu mengurangi konsumsi supaya itu kan hakikinya menahan diri mengurangi nafsu, menahan nafsu, segala nafsu kita kurangi. Harusnya kebutuhan kita berkurang secara logika, bukan bertambah, justru ini tidak terkontrol, ini ada anomali," ujar Amran, Minggu (12/6/2016).

Terkait dengan hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) mempersiapkan pasokan pangan hingga dua kali lipat saat puasa dan Lebaran.

"Jadi siapkan dua kali lipat, padahal kita puasa kan, pagi sampai sore menahan makan, minum, kemudian nafsu, semua ditahan. Tetapi, ini nafsu membelinya meningkat, kok ada anomali juga," jelas Amran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Work Smart
KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Whats New
Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Whats New
Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Whats New
Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Spend Smart
Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Whats New
 BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

Whats New
Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.