Kasus Reliance: Larasati Tak Kunjung Muncul Penuhi Panggilan OJK

Kompas.com - 14/06/2016, 18:55 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Nurhaida di Jakarta, Selasa (14/6/2016). Iwan SupriyatnaKepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Nurhaida di Jakarta, Selasa (14/6/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penawaran produk investasi beraset dasar surat utang FR0035 oleh EP Larasati yang merupakan mantan pegawai PT Reliance Securities Tbk tak kunjung menemui titik terang.

Pasalnya, sudah hampir tiga bulan proses pemeriksaannya berjalan namun hasil akhirnya masih belum juga bisa dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke publik.

"Belum, sampai saat ini belum menemui OJK, OJK akan mencari data-data lebih lanjut," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Nurhaida di Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Nurhaida mengatakan, kasus Reliance Securities sudah dilimpahkan ke Direktorat Pemeriksaan OJK agar proses pemeriksaan berjalan lebih cepat.

Hingga saat ini, dari pihak PT Reliance Securities Tbk dan PT Magnus Capital sudah memberikan keterangannya ke OJK.

Namun, sampai saat ini keterangan yang paling ditunggu-tunggu OJK adalah keterangan dari EP Larasati yang disebut-sebut sebagai orang yang melakukan praktik investasi bodong.

"Kita sampai saat ini enggak tahu dia (Larasati) ada di mana," imbuh Nurhaida.

Seperti diketahui, kasus penawaran investasi produk investasi beraset dasar surat utang FR0035 oleh PT Reliance Securities Tbk telah menyeret sejumlah nama dari pihak Management Reliance Securities.

Investasi tersebut menjanjikan imbal hasil antara sembilan hingga 12 persen dengan jangka waktu antara 3, 6 dan 12 bulan.

Minimal investasi sebesar Rp 250 juta. Sebagai pemanis, imbal hasil diserahkan di awal penempatan dana.

Hanya, dana investasi investor tidak ditransfer ke rekening Reliance, melainkan ke rekening PT Magnus Capital.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X