Embargo Dicabut, Iran Akan Beli Pesawat Penumpang dari Boeing

Kompas.com - 15/06/2016, 15:39 WIB
Boeing Mediaroom B737MAX terbang perdana dari pabrik Boeing di Renton, Washington, AS, Jumat (29/1/2016).

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran menyatakan telah mencapai persetujuan dengan Boeing untuk membeli pesawat penumpang.

Pengumuman itu dikemukakan oleh Menteri Perkembangan Jalan dan Urban Iran Abbas Akhoundi.

Mengutip CNN Money, Rabu (15/6/2016), Akhoundi menyatakan perincian persetujuan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Kalau persetujuan ini terwujud, maka inilah kontrak besar pertama antara Iran dengan korporasi AS setelah sanksi dicabut pada awal tahun 2016.

Kerjasama ini pun akan membantu Iran memodernisasi aramada pesawatnya yang memang sudah tua dan membahayakan keselamatan penumpang.

Setelah dijatuhkan sanksi selama bertahun-tahun, Iran amat membutuhkan ratusan unit pesawat baru.

Menurut Akhoundi, persetujuan dengan Boeing merupakan langkah potensial dalam upaya Iran untuk kembali bergabung dalam jaringan penerbangan global.

Boeing bukan perusahaan pertama yang berupaya memenangkan kerjasama dalam pemesanan pesawat baru untuk Iran.

Maskapai penerbangan nasional Iran Air juga sebelumnya sudah mengumumkan persetujuan pembelian 118 unit pesawat dari Airbus, rival Boeing.

Dalam keterangannya, Boeing menyatakan telah berdiskusi dengan maskapai-maskapai di Iran tentang potensi pembelian pesawat-pesawat penumpang Boeing.

Namun, Boeing enggan merinci isi pembicaraan tersebut. "Praktik standar kami adalah membiarkan konsumen kami mengumumkan persetujuan yang sudah dicapai. Perincian persetujuan harus berdasarkan izin dari pemerintah AS," ungkap pihak Boeing.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorM Fajar Marta
SumberCNN Money
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X