Wirausaha Kuliner: Pengalaman Kedai Tjikini dan Organic Fried Chicken

Kompas.com - 17/06/2016, 08:59 WIB
Salah satu suguhan makanan di Kedai Tjikini dokumen pribadiSalah satu suguhan makanan di Kedai Tjikini
EditorWisnubrata

Untuk meningkatkan suplai, suami Redia juga menawarkan ke beberapa petani lain untuk ikut beternak ayam organik ini, dengan O’Chicken sebagai inti plasmanya. Tawaran ini ternyata disambut baik oleh beberapa kenalan, dan sampai hari ini mereka masih menjadi pemasok kebutuhan daging O’Chicken.

Sejak ditawarkan sebagai peluang usaha berbentuk kemitraan hampir dua tahun lalu, O’Chicken kini sudah memiliki hampir 60 mitra yang tersebar di berbagai kota. Dari mitra sebanyak itu, yang kini benar-benar aktif dan berhasil untuk bertahan sekitar 45 outlet.

Untuk karyawan di kantornya, Redia juga sudah mengelola tak kurang dari 30 karyawan. Sebagian dari mereka adalah karyawan yang sudah pernah berpengalaman mengelola restoran besar seperti McD atau KFC.

Setelah platform kemitraannya relatif stabil, mimpi Redia berikutnya adalah membangun pabrik pengolahan daging organik beku (organic frozen food).

Saat ini, sistem produksi dan semua persyaratan yang diperlukannya sedang ia lengkapi. Termasuk sertifikasi daging organik yang telah ia kantongi dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Kini, usahanya praktis sudah menemukan ritme dan pola yang tepat, termasuk rencana pengembangan bisnis dalam waktu dekat. Ia tidak lagi harus capek-capek karena malam-malam harus mencabuti bulu ayam sepulangnya dari kantor. Ia tidak lagi harus didera rasa bersalah terhadap suami dan anak-anaknya.

Akan tetapi, sampai sekarang ia masih tetap harus berkeliling kota-kota di Indonesia. Bukan untuk Freeport melainkan untuk membuka gerai barunya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X