Bea Cukai Minta Otoritas Pelabuhan dan Pelindo Tekan "Dwell Time" untuk PLB

Kompas.com - 17/06/2016, 16:30 WIB
Ketua Satgas Dwelling Time Agung Kuswandono saat meninjau ruang Bea Cukai di Pelabuhan Teluk Lamon, Gresik, Jawa Timur, Selasa (27/10/2015) YOGA SUKMANA/KOMPAS.COMKetua Satgas Dwelling Time Agung Kuswandono saat meninjau ruang Bea Cukai di Pelabuhan Teluk Lamon, Gresik, Jawa Timur, Selasa (27/10/2015)
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, masa tunggu bongkar muat barang (dwell time) di pelabuhan untuk tujuan Pusat Logistik Berikat (PLB) saat ini masih belum memenuhi target same day atau di bawah 24 jam.

"Dwell time saat ini sudah di bawah dua hari. Target kami di bawah 24 jam. Masih belum capai target ini lebih karena post custom clearance," kata Heru kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (17/6/2016).

Heru mengatakan, dwell time pada tahapan pre custom clearance dan custom clearance sudah bisa ditekan. Bahkan pada tahapan custom clearance, lama dwell time hanya hitungan menit.

Heru menuturkan, Kementerian Perdagangan juga sudah mempercepat proses pada tahapan pre custom clearance. Berdasarkan surat Mendag, pengecekan lartas dan perizinan dilakukan di PLB itu sendiri. Sehingga tidak ada pengecekan lartas dan perizinan di depan.

"Sekarang kita lagi mau bicara dengan Pelindo dan otoritas pelabuhan bagaimana menekan yang custom clearance, sehingga target same day bisa kita capai untuk PLB," kata dia.

Heru menambahkan, ada 16 PLB baru yang dibangun di semester pertama tahun ini, menambahkan 12 PLB yang sudah ada. Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan pembangunan 50 unit PLB.

"Yang 16 ini mudah-mudahan bisa diresmikan Pak Presiden atau Menkeu. Salah satu yang kita jadikan opsi tempat peresmian adalah MRO Garuda," imbuh Heru.

Kompas TV Jokowi Ancam Percepatan Bongkar Muat Kapal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X