ASDP Prediksi Arus Mudik Penyeberangan Laut Naik Hingga 5 Persen

Kompas.com - 18/06/2016, 13:18 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan sepanjang lebih dari 3 kilometer di jalan raya Tol Merak yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (3/8/2013). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOKendaraan terjebak kemacetan sepanjang lebih dari 3 kilometer di jalan raya Tol Merak yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (3/8/2013).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak kepadatan penumpang saat arus mudik tahun ini akan terjadi pada H-4 atau pada 2 Juli 2016.

Direktur Utama ASDP, Danang S Baskoro mengatakan, arus mudik dan balik Lebaran diprediksi meningkat cukup pesat dibanding tahun sebelumnya.

"Saya prediksi kenaikan penumpang penyeberangan untuk Lebaran ini sekitar 5 persen," ujar Danang di Jakarta, Jumat (17/6/2016) malam.

Danang menyebutkan, penumpang kapal di tujuh lintasan selama H-7 hingga H+7, total mencapai 3,64 juta. Sementara untuk jumlah perjalanan penyeberangan sebanyak 15.637 atau naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Untuk sepeda motor diprediksi sebanyak 417.771 unit atau naik 6 persen. Untuk kendaran roda empat, baik mobil pribadi, bus maupun truk sebanyak 537.369 unit atau naik 6 persen," ujarnya.

Untuk kapasitas angkut kapal di tujuh lintasan utama yang dipantau selama arus mudik dan balik Lebaran 2016, ASDP telah menyiapkan sebanyak 195 unit kapal.

Rinciannya, lintasan Merak-Bakaheuni dengan total kapal yang beroperasi 59 unit kapal (9 ASDP, 50 swasta), Ketapang-Gilimanuk total 52 kapal (3 ASDP, 49 swasta), Padangbai-Lembar total 34 kapal (3 ASDP, 31 swasta). Kemudian Bajoe-Kolaka (7 kapal swasta), Tanjung Api-Api-Tanjung Kelian total 8 kapal (2 ASDP, 6 swasta), Kayangan-Pototano total 19 kapal (4 ASDP, 15 swasta), dan Kariangau-Penajam total 16 kapal (4 ASDP, 12 swasta).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari ketujuh lintasan terpantau, menurut Danang, yang terpadat adalah lintasan Merak-Bakauheni.

Di lintasan tersebut diperkirakan jumlah penumpang akan mengalami kenaikan 13 persen dibandingkan 2015 lalu. Sehingga totalnya diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta orang.

"Lonjakan pengguna jasa ini yang harus kita antisipasi semaksimal mungkin. Mulai dari penambahan loket tiket, pola operasi kapal berukuran besar, hingga berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya, demi lancarnya operasional angkutan penyeberangan," ujar Danang.

Kompas TV Tiket Bus Tujuan Lampung Habis Terjual



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X