Kompas.com - 20/06/2016, 09:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) terbaru bertajuk "2015 CEO Success Study" menemukan fakta bahwa sepanjang 2015 sebanyak 17 persen dari 2.500 perusahaan publik terbesar di dunia mengganti CEO mereka.

Jumlah tersebut lebih banyak dari yang pernah dicatat oleh penerbitan CEO Success Study selama 16 tahun dari Strategy&, bisnis konsultasi strategi PwC.

Selain itu, riset juga menemukan fakta bahwa selama beberapa tahun terakhir semakin banyak perusahaan besar yang dengan sengaja memilih untuk mengangkat CEO baru dari luar perusahaan sebagai bagian dari rencana suksesi.

Hal ini mengisyaratkan bahwa mempekerjakan orang luar telah menjadi sebuah pilihan kepemimpinan yang disengaja dan tidak lagi sekadar kebutuhan.

Riset juga menunjukkan fakta bahwa tahun 2015 bukanlah tahun bagi CEO wanita. Pada skala global, jumlah CEO wanita turun hingga kurang dari 3 persen pada tahun 2015, prosentase terendah sejak tahun 2011.  

Hanya 10 dari 359 CEO yang menjabat pada angkatan tahun 2015 merupakan wanita.

Catatan lebih buruk terekam di AS dan Kanada dimana jumlah CEO wanita turun untuk ketiga kalinya dalam 3 tahun hingga mencapai titik terendah dalam sejarah penerbitan studi ini.

Hal yang mengejutkan adalah hanya terdapat satu wanita dari 87 CEO yang akan menjabat di AS dan Kanada tahun lalu (1 persen, dibandingkan 4 persen pada tahun 2014 dan lebih dari 7 persen pada tahun 2012).

Perusahaan lebih sering mempekerjakan CEO wanita dari luar perusahaan dibandingkan pria.

Tiga puluh dua persen CEO wanita yang diangkat dan mundur dari jabatannya dari tahun 2004-2015 merupakan orang luar dibandingkan dengan hanya 23 persen CEO pria.

“Fakta bahwa CEO yang diangkat dari luar perusahaan seringkali adalah wanita merupakan isyarat bahwa perusahaan kurang mengembangkan eksekutif senior wanita dari dalam perusahaan,” kata DeAnne Aguirre, penasihat eksekutif tentang SDM dan budaya dari Strategy& dan principal dari PwC AS, melalui rilis ke Kompas.com.

“Salah satu alasan mengapa wanita lebih sering menjadi orang luar karena perkembangan mereka tidak diakui dalam perusahaan mereka sendiri, dan oleh karenanya mereka lebih tertarik mencari peluang di luar perusahaan. Fakta bahwa semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan orang luar mungkin akan meningkatkan peluang wanita untuk menjadi CEO.”

Kompas TV Parwati Jabat CEO OCBC Sejak 2008
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.