Gubernur Jatim Pastikan Proyek Air Minum Umbulan Disepakati Bulan Ini

Kompas.com - 22/06/2016, 17:51 WIB
Direktur Program Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo, di Jakarta, Rabu (22/6/2016). Estu Suryowati/Kompas.comDirektur Program Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo, di Jakarta, Rabu (22/6/2016).
|
EditorM Fajar Marta

Awalnya, investasi untuk sambungan distribusi ini menjadi tanggungjawab Pemda Kabupaten Pasuruan.

Namun nampaknya hal itu akan memberatkan Pemda Kabupaten Pasuruan. "Sehingga tadi disepakati, akan dibagi antara pusat, provinsi, dan Pemda Kabupaten sendiri," kata Wahyu.

Isu lainnya yang menyebabkan VGF belum keluar yaitu soal porsi sambungan domestik dan non-domestik.

Pemda Kabupaten Pasuruan menginginkan agar porsinya 50:50. Akan tetapi, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan, yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat terpenuhi (domestik).

Wahyu menuturkan, isu-isu tersebut diharapkan bisa selesai akhir bulan ini. Dengan begitu, pada bulan depan sudah bisa dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dengan pihak konsorsium, yakni PT Medco Gas Indonesia dan PT Bangun Cipta Kontraktor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X