Dukungan Pemerintah Sama, Kenapa Ada Operator Telekomunikasi Lebih Unggul?

Kompas.com - 23/06/2016, 12:00 WIB
Spanduk Indosat Ooredoo dalam kegiatannya yang menyindir Telkomsel. Facebook/IstSpanduk Indosat Ooredoo dalam kegiatannya yang menyindir Telkomsel.
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus iklan layanan PT Indosat Tbk (ISAT) yang menyinggung tarif layanan operator lain, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) serta memberikan wacana bahwa Telkomsel melakukan monopoli jaringan di daerah Luar Jawa terus bergulir.

Sejumlah pihak menilai, Telkomsel dan induknya, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berhak menikmati meratanya jaringan telekomunikasi yang dimiliki sebab mereka benar-benar mau membangun jaringan di Indonesia bagian Timur saat semua pihak mundur.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triana Mulyatsa mengatakan, keunggulan Telkomsel atau Telkom dari pesaingnya sekarang karena konsisten dalam berinvestasi untuk memperluas jaringan.

Menurut dia, kunci kemenangan di telekomunikasi itu coverage, capacity, dan quality service. Keunggulan covarege yakni harus ada wilayah layanan baru bisa masuk pasar.

"Bicara coverage, ya bangun dong backbone, backhaul, hingga akses. Masa mau bangun akses doang, terus maksa-maksa dikasih sewa dari pesaing. Itu aneh sekali,” ujar Triana, mengomentari tindakan Indosat, Kamis (23/6/2016).

Dia mengungkapkan, untuk kawasan timur Indonesia, pesaing Telkom Group pernah memiliki kesempatan untuk membangun backbone secara murah melalui konsorsium Palapa Ring beberapa tahun lalu.

Tetapi, konsorsium itu bubar karena beranggapan investasi di daerah timur Indonesia tak layak secara ekonomi. Anggota konsorsium itu ada Telkom, Indosat, XL, dan lainnya.

Akhirnya, Telkom membangun sendiri jaringan di Indonesia Timur dan terus berlanjut, dengan tujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub.

Menurut dia, jika sekarang ada operator teriak-teriak ada ketidakadilan, ini namanya lupa sejarah. "Jika kalah bersaing dan tidak mampu menghadapi kompetisi sebaiknya mundur saja jangan menjadi provokator,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Kristiono, menilai tudingan bahwa Telkom Group dan anak usahanya melakukan diskriminasi salah alamat. Sebab, Telkom menjalankan hal yang sudah menjadi best practice di industri telekomunikasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deretan Ladang Kekayaan Hotman Paris, Villa hingga Hotel Mewah

Deretan Ladang Kekayaan Hotman Paris, Villa hingga Hotel Mewah

Whats New
Cara Menjadi Agen AQUA, Modal Rp 5 Juta Bisa Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan

Cara Menjadi Agen AQUA, Modal Rp 5 Juta Bisa Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan

Smartpreneur
Membentengi Integritas

Membentengi Integritas

Work Smart
Mau Dapat Penghasilan Tambahan? Ini Cara Daftar Shopee Share

Mau Dapat Penghasilan Tambahan? Ini Cara Daftar Shopee Share

Whats New
BUMN Virama Karya Buka Lowongan untuk D3 Hingga S1, Ini Posisi dan Cara Mendafta

BUMN Virama Karya Buka Lowongan untuk D3 Hingga S1, Ini Posisi dan Cara Mendafta

Smartpreneur
BNI Tutup 96 Outlet karena Orang Makin Jarang ke Bank, Ini Buktinya

BNI Tutup 96 Outlet karena Orang Makin Jarang ke Bank, Ini Buktinya

Whats New
Tahun Ini Jokowi dan Ma'ruf Amin Dapat THR, Berapa Nominalnya?

Tahun Ini Jokowi dan Ma'ruf Amin Dapat THR, Berapa Nominalnya?

Whats New
[POPULER MONEY] BNI Tutup 96 Cabang | Holywings Dicaplok Hotman Paris

[POPULER MONEY] BNI Tutup 96 Cabang | Holywings Dicaplok Hotman Paris

Whats New
Aktif di Media Sosial? Ini Cara Daftar Shopee Affiliates

Aktif di Media Sosial? Ini Cara Daftar Shopee Affiliates

Whats New
Terjadi Pencurian Minyak dan Fasilitas Operasi secara Besar-besaran di Blok Rokan, Kok Bisa?

Terjadi Pencurian Minyak dan Fasilitas Operasi secara Besar-besaran di Blok Rokan, Kok Bisa?

Whats New
Sahamnya Dibeli Hotman Paris dan Nikita Mirzani, Holywings Mau Buka Beach Club Terbesar se-Asia

Sahamnya Dibeli Hotman Paris dan Nikita Mirzani, Holywings Mau Buka Beach Club Terbesar se-Asia

Whats New
Simak Promo Biskuit Kaleng, Marjan, dan Minuman Soda di Indomaret

Simak Promo Biskuit Kaleng, Marjan, dan Minuman Soda di Indomaret

Whats New
Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik saat Lebaran Diprediksi Naik

Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik saat Lebaran Diprediksi Naik

Whats New
Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Whats New
Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X