Angkasa Pura l Butuh Rp 25 Triliun untuk Kembangkan 5 Bandara

Kompas.com - 23/06/2016, 21:44 WIB
Finance & Information Technology Director, PT Angkasa Pura l (Persero) Novrihandri (tengah) di Jakarta, Kamis (23/6/2016). Iwan Supriyatna/Kompas.comFinance & Information Technology Director, PT Angkasa Pura l (Persero) Novrihandri (tengah) di Jakarta, Kamis (23/6/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura l (Persero) pada tahun 2016 hingga 2020 berencana menerbitkan obligasi total Rp 14,5 triliun dan pinjaman kredit investasi dari perbankan maupun non perbankan senilai total Rp 10,5 triliun.

Sehingga secara keseluruhan Angkasa Pura I akan menerbitkan obligasi dan pinjaman bank/non bank sekitar Rp 25 triliun dalam kurun waktu 2016 hingga 2020 mendatang.

"Kebutuhan dana sebesar itu akan digunakan untuk pengembangan lima bandara yang saat ini kondisinya sudah mengalami lack of capacity," ujar Finance & Information Technology Director AP l, Novrihandri di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Novri mengatakan, penerbitan obligasi dan pinjaman bank/non bank ini untuk memenuhi kas internal perusahaan dalam rangka membiayai pengembangan lima bandara, yaitu Bandara Ahmad Yani Semarang yang ditargetkan beroperasi tahun 2018, Bandara Syamsudin Noor (2019), Bandara baru Yogyakarta (2020), Terminal 3 Bandara Juanda Surabaya (2020), dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2020).

"Pengembangan bandara-bandara tersebut mendesak dilakukan karena sudah mengalami lack of capacity. Pengembangan bandara ini juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan serta mengimbangi pertumbuhan industri penerbangan nasional," terang Novri.

Novri menyebutkan, pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang diperkirakan membutuhkan investasi kurang lebih Rp 2,1 triliun, Bandara Syamsudin Noor Rp 2,3 triliun, Bandara baru Yogyakarta Rp 9,3 triliun, Terminal 3 Bandara Juanda Surabaya Rp 9,1 triliun dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Rp 3,6 triliun.

"Salah satu kebutuhan dana yang mendesak saat ini adalah untuk membayar ganti rugi pembebasan lahan bagi proyek bandara baru Yogyakarta di Kulon Progo yang akan dilaksanakan mulai Agustus 2016 ini," pungkas Novri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.