Jokowi Perintahkan PLN dan Pertamina Gerakkan UMKM

Kompas.com - 27/06/2016, 15:15 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution Fabian Januarius KuwadoMenteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution
Penulis Ihsanuddin
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pertamina mengembangkan proyek-proyek yang bisa digarap usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memanggil Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Dirut PLN Sofyan Basir dan Dirut Pertamina Dwi Soejtipto ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/6/2016).

"Presiden meminta ada upaya khusus untuk melahirkan kegiatan proyek untuk UMKM, terutama di lingkungan Pertamina dan PLN," Darmin Nasution usai dipanggil Presiden.

Di PLN misalnya, banyak hal yang bisa dikembangkan untuk UMKM seperti mikrohidro, minihidro dan transmisi.

"Di Pertamina diminta oleh Presiden, segera diidentifikasi apa saja kegitan yang bisa dilaksanakan untuk UMKM," tambah Darmin.

Darmin menekankan bahwa instruksi Presiden ini akan segera dikerjakan oleh kedua BUMN tersebut dalam waktu dekat.

Nantinya bisa jadi BUMN lain juga akan diminta mengerjakan hal serupa. "Cuma yang teringat, dengan PLN dan pertamina dulu. Kalian persiapkan dalam berapa hari. Setelah dilaporkan bisa dapat ide lain lagi," tambah Darmin.

Harapannya, dengan pengembangan UMKM oleh BUMN ini, akan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berwirausaha.

Ketersediaan lapangan kerja pun akan semakin meningkat. "(Dirut) PLN misalnya mengatakan, di luar Jawa memang banyak yang bisa dikembangkan, yang minat banyak. Yang penting dikomunikasikan sehingga semua masyarakat tahu," jelas Darmin.

Sementara saat ditanya apakah di panggilan mendadak ini Presiden juga membahas soal subsidi listrik, Darmin enggan menjawab. "Soal (UMKM) saja dulu," kata Darmin yang langsung masuk ke mobil dinasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

Whats New
Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Whats New
Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X