Kemenperin Pangkas Anggaran 2016 Sebesar Rp 369,5 Milliar

Kompas.com - 28/06/2016, 07:31 WIB
Menteri Perindustrian Saleh Husin berbincang dengan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin Harjanto dan Direksi Sipata Moda Ian Syarif yang juga seorang desainer fesyen di ruang pamer produk PT Sinar Para Taruna (Sipatatex) di Batujajar, Kabupaten Bandung, (25/6/2016). Pramdia Arhando Julianto/Kompas.comMenteri Perindustrian Saleh Husin berbincang dengan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin Harjanto dan Direksi Sipata Moda Ian Syarif yang juga seorang desainer fesyen di ruang pamer produk PT Sinar Para Taruna (Sipatatex) di Batujajar, Kabupaten Bandung, (25/6/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian melakukan pemangkasan anggaran tahun 2016 sebesar Rp 369,5 miliar dari pagu semula Rp 3,26 triliun.

Dengan pemangkasan itu, pagu alokasi anggaran Kemenperin dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) tahun 2016 menjadi Rp 2,89 triliun.

“Penghematan anggaran tersebut telah disetujui oleh Komisi VI DPR serta sesuai dengan implementasi Inpres Nomor 4 Tahun 2016 tentang Langkah-langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/ Lembaga,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam keterangan resminya, Senin (27/6/2016).

Menperin menegaskan, pihaknya dan Komisi VI sepakat untuk tidak menerima anggaran tambahan sebesar Rp 100 miliar. Tambahan anggaran tersebut berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-522/MK.02/2016 tanggal 23 Juni 2016 perihal Perubahan Pagu Anggaran Belanja K/L dalam APBN-P TA 2016.

“Mengingat keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, kami memutuskan tidak menerima tambahan anggaran tersebut dan akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia,” ujarnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X