Sasar Model Bisnis "e-Commerce" Jadi Strategi Lorena untuk Dongkrak Pendapatan

Kompas.com - 01/07/2016, 11:30 WIB
Bus Lorena 1973 tampil di INAPA 2016 sebagai salah satu dari enam bus Febri Ardani/KompasOtomotifBus Lorena 1973 tampil di INAPA 2016 sebagai salah satu dari enam bus "jadul" beda model yang tampil di acara Mercedes-Benz Bus Untuk Semua.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri transportasi darat secara umum mengalami penurunan yang sangat drastis, baik untuk angkutan dalam kota maupun segmen antar kota antar provinsi (AKAP).

Salah satu contohnya, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk misalnya yang mengalami kerugian sekitar Rp 1,1 miliar akibat penurunan tersebut.

Penurunan tersebut disebabkan antara lain oleh menurunnya daya beli masyarakat, meningkatnya harga suku cadang dikarenakan melemahnya nilai rupiah terhadap mata uang asing. 

"Serta, infrastruktur jalan raya dan pendukungnya yang masih belum memuaskan," ujar Presiden Direktur LRNA, G.T Soerbakti dalam laporan tertulisnya, Jumat (1/7/2016).

Soerbakti mengatakan, selain persaingan antar sesama operator transportasi darat AKAP yang semakin tidak sehat.

Sebab, operator AKAP juga harus bersaing ketat dengan moda transportasi lainnya seperti moda transportasi penerbangan berbiaya murah, serta dengan moda transportasi kereta api.

Harga tiket pesawat saat ini sudah sangat kompetitif dibandingkan dengan harga tiket transportasi darat.

Sementara itu, kereta api yang dalam waktu dekat segera akan memiliki double track (rel ganda) untuk rute Jakarta-Surabaya yang memungkinkan waktu tempuh sekitar 8 jam. hal-hal itu semakin memberikan tantangan bagi industri AKAP.

Sedangkan untuk angkutan dalam kota, para operator plat kuning saat ini juga harus bersaing dengan para operator plat hitam berbasiskan IT Sistem.

Di sisi lainnya, rencana pemerintah yang akan mewujudkan jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatra memberi harapan baru bagi dunia usaha transportasi angkutan darat berpenumpang umum.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng Digidata, Bank BJB Permudah Verifikasi Calon Nasabah

Gandeng Digidata, Bank BJB Permudah Verifikasi Calon Nasabah

Whats New
Subsidi Gaji Rp 1 Juta untuk Pekerja Segera Cair, Ini Kriteria dan Cara Cek Penerimanya

Subsidi Gaji Rp 1 Juta untuk Pekerja Segera Cair, Ini Kriteria dan Cara Cek Penerimanya

Whats New
Kalbe Bakal Tebar Dividen Rp 35 per Saham

Kalbe Bakal Tebar Dividen Rp 35 per Saham

Whats New
CT Tunjuk Mantan Direktur BRI Indra Utoyo sebagai Dirut Allo Bank

CT Tunjuk Mantan Direktur BRI Indra Utoyo sebagai Dirut Allo Bank

Whats New
Pasar Data Center Tumbuh Pesat, Telkom Hadirkan NeutraDC

Pasar Data Center Tumbuh Pesat, Telkom Hadirkan NeutraDC

Whats New
Bank Dunia Gelontorkan Rp 441 Triliun Buat Tangani Krisis Pangan, Ini 4 Prioritasnya

Bank Dunia Gelontorkan Rp 441 Triliun Buat Tangani Krisis Pangan, Ini 4 Prioritasnya

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Rupiah Masih Melemah

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Dunia Bergejolak, Sri Mulyani Proyeksi Inflasi 2022 Dekati 4 Persen

Dunia Bergejolak, Sri Mulyani Proyeksi Inflasi 2022 Dekati 4 Persen

Whats New
Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Whats New
Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Smartpreneur
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Whats New
Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Work Smart
Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.