Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada H+3 Lebaran

Kompas.com - 11/07/2016, 14:11 WIB
Kemacetan arus balik masih terjadi di jalur Tasikmalaya-Garut via Gentong pada Minggu (10/7/2016) siang. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKemacetan arus balik masih terjadi di jalur Tasikmalaya-Garut via Gentong pada Minggu (10/7/2016) siang.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Nasional Terpadu Kementerian Perhubungan, Sri Lestari mengatakan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+3 Lebaran atau hari Sabtu, 9 Juli 2016. Sri menjelaskan puncak arus balik akan berbeda dengan arus mudik lalu.

Karena pada arus mudik, semua pemudik menargetkan pada hari H lebaran sudah tiba di tujuan. "Sedangkan untuk arus balik menyesuaikan dengan kegiatan masing-masing”, ujar Sri dalam keterangan resminya, Jumat (8/7/2016).

Sri menambahkan, kepadatan diprediksi terjadi pada rute Jawa Barat dari arah Sumatera, diprediksi akan terjadi di Tol Karang Tengah, sementara untuk daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, titik kepadatan diprediksi akan terjadi di Pantura dan Pintu tol Brebes.

"Apabila terjadi kemacetan, kebijakan buka-tutup rest area akan kembali dilaksanakan", jelasnya.

Sementara itu berdasarkan laporan harian Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2016 sampai dengan hari Jumat (8/7/2016) atau H+1, dilaporkan sebanyak 150.851 sepeda motor dan 13.401 mobil telah masuk ke wilayah Jabodetabek.

Sedangkan jumlah bus dan penumpang yang datang di terminal utama sebanyak 1.000 bus dan 9.477 penumpang, sementara untuk jumlah bus dan penumpang yang datang di terminal bantuan sebanyak 50 bus dan 1.768 penumpang, jumlah bus dan penumpang yang datang sebanyak 91 bus dan 150 penumpang.

Penumpang moda kereta api pada hari Jumat mencapai 163.241 orang. Penumpang moda laut berjumlah 40.716 orang.

Kompas TV Jasa Marga Siapkan Pasukan Pengaman Arus Mudik

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X