PTPN X Targetkan Peningkatan Produksi Gula 17 Persen

Kompas.com - 11/07/2016, 18:30 WIB
warga serbu operasi pasar gula pasir di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2016). Kompas.com/Ika Fitrianawarga serbu operasi pasar gula pasir di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2016).
|
EditorAprillia Ika

GRESIK, KOMPAS.com – Pada 2015, produksi gula PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) hanya sebesar 431.000 ton. Untuk itu, pada tahun ini PTPN X mencoba meningkatkannya menjadi 504.326 ton.

Direktur PTPN X Djoko Santoso mengatakan, bila jumlah tersebut terealisasi di akhir tahun 2016, maka pihaknya akan mengalami peningkatan produksi hingga 17 persen.

Jumlah produksi tersebut merujuk dari total sebelas Pabrik Gula (PG), yang dimiliki perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

"Sejak mulai giling tebu pada awal Juni 2016, kinerja kami sudah on the track. Selain itu, semua indikator kinerja pabrik gula kami masih yang terbaik dari seluruh perusahaan pergulaan di Indonesia, sehingga kami optimistis mencapai target produksi tersebut," ungkap Djoko, melalui siaran pers, Senin (11/7/2016).

Ia pun menyatakan, hingga tanggal 15 Juni 2016, PTPN X sudah memproduksi sebanyak 32 ribu ton gula, dengan tingkat rendemen (kadar gula dalam tebu) mencapai 7,52 persen, atau tertinggi di antara perusahaan pergulaan lain.

Dengan produktivitas lahan yang mencapai 83 ton tebu per hektare, lanjut Djoko, mampu menembus level 80 ton tebu per hektare, dengan produktivitas gula mencapai 4,44 ton gula per hektare, dan merupakan yang tertinggi dibanding perusahaan sejenis lainnya.

"Bagusnya kinerja ini, merupakan buah dari revitalisasi yang kami lakukan secara bertahap sejak 2010. Dan dengan ini, kami optimistis tetap menjadi produsen gula terbesar, sekaligus pionir inovasi di industri gula nasional," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Djoko mengaku, terus melakukan pembenahan baik dari sisi budidaya (on farm) maupun pengolahan (off farm). Seperti dibidang budidaya, PTPN X melakukan fasilitasi mekanisasi pertanian secara bertahap, pembangunan sarana irigasi, dan introduksi bibit unggul.

Selain itu, PTPN X juga melakukan kerjasama dengan PT Telkom, untuk melakukan pemetaan lahan dan pemantapan jumlah bahan baku tebu, melalui foto udara dengan pesawat tanpa awak UAV Fixed Wing.

Hal ini sudah mulai dilakukan secara bertahap, dari lahan yang ada di Jombang, Jawa Timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X