Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia. Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022. Penulis buku best seller reksa dana yang diterbitkan Gramedia Elexmedia. Buku Terbaru berjudul "Reksa Dana, Pahami, Nikmati!"

Investasi Reksa Dana Untuk Investor Institusi

Kompas.com - 12/07/2016, 13:02 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorAprillia Ika

Dengan tarif pajak untuk kupon dan capital gain obligasi hingga 2020 dan 10 persen untuk 2021 dan seterusnya, perusahaan asuransi mendapatkan penghematan dibandingkan jika mereka berinvestasi langsung dan terkena pajak 15 persen.

Investasi ini umumnya dilakukan melalui penempatan pada reksa dana terproteksi. (Baca: Apakah Keuntungan Investasi Reksa Dana Kena Pajak?)

Kontribusi dana kelolaan reksa dana dari investor institusi lain seperti yayasan, cv dan perusahaan memang tidak begitu signifikan.

Hal ini disebabkan karena tidak ada ketentuan yang mewajibkan bahwa perusahaan harus menginvestasikan dananya di reksa dana, hal ini berbeda dengan dana pensiun dan asuransi yang umumnya ada ketentuan minimum investasi di reksa dana.

Selain itu, orientasi dari pengelolaan dana adalah lebih untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan seperti modal kerja dan investasi di aset tetap seperti pendirian pabrik, toko, gudang dan aset tetap lainnya.

Hal ini juga berbeda dengan asuransi dan dana pensiun yang memang sejak awal memang ditempatkan di instrumen investasi surat berharga seperti surat utang, saham dan reksa dana.

Meski demikian, karena masyarakat yang mulai semakin mengenal reksa dana, mulai ada ketertarikan bagi investor institusi non dana pensiun dan asuransi untuk memanfaatkan reksa dana. Salah satu contohnya adalah pengembangan dana jangka pendek melalui reksa dana pasar uang.

Selama ini reksa dana pasar uang merupakan jenis reksa dana dengan risiko paling kecil dan pencairannya juga relatif cepat.

Karena karakteristik tersebut, bagi perusahaan yang memiliki dana yang akan digunakan untuk beberapa minggu atau bulan depan dapat diparkir sementara di reksa dana pasar uang untuk memaksimalkan hasil pengembangannya.

(Baca: Kiat Berinvestasi di Reksa Dana Pasar Uang

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.