Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia. Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022. Penulis buku best seller reksa dana yang diterbitkan Gramedia Elexmedia. Buku Terbaru berjudul "Reksa Dana, Pahami, Nikmati!"

Investasi Reksa Dana Untuk Investor Institusi

Kompas.com - 12/07/2016, 13:02 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Selama ini reksa dana dikenal sebagai instrumen investasi yang dapat membantu investor perorangan dalam mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Pada prakteknya, reksa dana juga banyak dimanfaatkan oleh investor institusi dalam membantu pengelolaan keuangan perusahaannya. Seperti apa investasi reksa dana untuk investor institusi?

Dalam Kontrak Investasi Kolektif disebutkan bahwa investor reksa dana dikategorikan menjadi 2 yaitu investor perorangan dan investor institusi.

Investor perorangan, berarti kepemilikan reksa dana adalah atas nama perorangan sementara investor institusi berarti kepemilikannya atas nama suatu perkumpulan yang berbadan hukum.

Perkumpulan tersebut bisa berupa perusahaan terbatas, CV, Firma, koperasi, yayasan, dana pensiun, asuransi, bank, dan bentuk hukum lainnya. Dalam prakteknya, asuransi dan dana pensiun merupakan investor institusi reksa dana yang terbesar.

Biasanya institusi ini memiliki target pengembangan dana yang diatas imbal hasil deposito, untuk itu mereka memutar sebagian dananya di pasar modal dalam bentuk investasi reksa dana.

Investor perusahaan seperti asuransi dan dana pensiun memiliki target tahunan yang harus dicapai. Ketika imbal hasil telah mencapai target yang diharapkan, mereka akan melakukan pencairan untuk merealisasikan profitnya.

Dalam pemilihan reksa dana, mereka juga berorientasi hasil dimana jika kinerja reksa dana dalam periode tertentu tidak sesuai dengan harapan, mereka bisa melakukan cutloss dan menggantinya dengan reksa dana lain yang dianggap lebih baik.

Dalam melakukan penempatan, mereka juga diwajibkan untuk melakukan diversifikasi sehingga penempatannya bisa dilakukan pada beberapa perusahaan manajer investasi sekaligus.

Sebagian investor dari perusahaan asuransi juga memanfaatkan fasilitas diskon pajak yang dimiliki reksa dana.

Dengan tarif pajak untuk kupon dan capital gain obligasi hingga 2020 dan 10 persen untuk 2021 dan seterusnya, perusahaan asuransi mendapatkan penghematan dibandingkan jika mereka berinvestasi langsung dan terkena pajak 15 persen.

Investasi ini umumnya dilakukan melalui penempatan pada reksa dana terproteksi. (Baca: Apakah Keuntungan Investasi Reksa Dana Kena Pajak?)

Kontribusi dana kelolaan reksa dana dari investor institusi lain seperti yayasan, cv dan perusahaan memang tidak begitu signifikan.

Hal ini disebabkan karena tidak ada ketentuan yang mewajibkan bahwa perusahaan harus menginvestasikan dananya di reksa dana, hal ini berbeda dengan dana pensiun dan asuransi yang umumnya ada ketentuan minimum investasi di reksa dana.

Selain itu, orientasi dari pengelolaan dana adalah lebih untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan seperti modal kerja dan investasi di aset tetap seperti pendirian pabrik, toko, gudang dan aset tetap lainnya.

Hal ini juga berbeda dengan asuransi dan dana pensiun yang memang sejak awal memang ditempatkan di instrumen investasi surat berharga seperti surat utang, saham dan reksa dana.

Meski demikian, karena masyarakat yang mulai semakin mengenal reksa dana, mulai ada ketertarikan bagi investor institusi non dana pensiun dan asuransi untuk memanfaatkan reksa dana. Salah satu contohnya adalah pengembangan dana jangka pendek melalui reksa dana pasar uang.

Selama ini reksa dana pasar uang merupakan jenis reksa dana dengan risiko paling kecil dan pencairannya juga relatif cepat.

Karena karakteristik tersebut, bagi perusahaan yang memiliki dana yang akan digunakan untuk beberapa minggu atau bulan depan dapat diparkir sementara di reksa dana pasar uang untuk memaksimalkan hasil pengembangannya.

(Baca: Kiat Berinvestasi di Reksa Dana Pasar Uang

Karyawan yang menerima hadiah reksa dana tetap berhak mencairkan reksa dana tersebut kapan saja dia mau, namun jika dia bersedia untuk lebih bersabar dan baru mengambilnya beberapa waktu kemudian, ada kemungkinan nilai yang diterima bisa lebih tinggi.

Selain itu, terdapat pula perusahaan yang menggunakan reksa dana sebagai salah satu bentuk remunerasi bagi karyawannya. Sebab dibandingkan pemberian dalam bentuk uang atau barang yang sifatnya cenderung langsung digunakan untuk hal yang konsumtif, hadiah dalam bentuk reksa dana lebih produktif.

Ada juga perusahaan yang menggunakan reksa dana sebagai program loyalitas. Caranya, membeli reksa dana atas nama perusahaan dan membuat perjanjian dengan karyawan.

Apabila yang bersangkutan telah mengabdi kepada perusahaan dalam kurun waktu yang telah ditentukan, maka investasi reksa dana beserta hasil pengembangannya akan diberikan kepadanya sebagai bonus tambahan.

Setiap waktu, karyawan diperbolehkan mengecek hasil pengembangan investasi reksa dananya. Apabila ternyata karyawan tersebut ternyata pindah atau mengundurkan diri, maka dana tersebut tetap menjadi milik perusahaan. Program ini umumnya digunakan untuk mempertahankan karyawan karyawati terbaik perusahaan.

Karena reksa dana atas nama perusahaan dan tidak dapat di pindah nama menjadi milik perorangan, maka pemberian bonus dilakukan dengan cara perusahaan melakukan pencairan reksa dana pada harga pasar dan memberikan kepada karyawan dalam bentuk uang tunai.

Dengan segala fleksibilitas dan kemudahannya, reksa dana dapat menjadi solusi atas berbagai kebutuhan keuangan baik untuk investor perorangan dan investor institusi.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat. (@Rudiyanto_zh)

Kompas TV Kapan Waktu Yang Tepat Berinvestasi Reksa Dana?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.