Pemerintah Akan Bangun "Flyover" untuk Mengatasi Kemacetan di Perlintasan Kereta

Kompas.com - 14/07/2016, 17:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah mengkaji beberapa titik lokasi perlintasan kereta api yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.

Beberapa titik tersebut diantaranya di daerah Jawa yang selama ini menjadi biang kemacetan pada hari-hari biasa maupun pada saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

"Salah satu isu utama yang kita bahas itu terkait kemacetan yang terjadi di Klonengan, Paguyangan, Prupuk di daerah Brebes itu akan kita kerjakan tahun ini," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Untuk meminimalisir penumpukan kendaraan di perlintasan kereta, menurut Basuki, di lokasi perlintasan sebidang akan dibuat flyover. Mengingat, pembangunan flyover lebih cepat pengerjaannya ketimbang membangun underpass.

"Pekerjaannya sedang di desain kira-kira 6 bulan kalau sudah diputuskan desain kontruksinya. Sekarang yang sudah dikerjakan di Antapani Bandung," imbuhnya.

Adapun dana yang dibutuhkan untuk membangun flyover di perlintasan sebidang, pemerintah harus merogoh kocek senilai Rp 15 miliar untuk membangun flyover dengan panjang 30 meter per satu bidang.

"Kalau pengalaman biasanya sekitar Rp 15 miliar itu dengan beton, kalau dengan baja lain lagi," pungkasnya.

Kompas TV Kementrian PUPR Temui Kepala Dinas Daerah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.