OJK dan Pemprov Jateng Kerja Sama Percepat Akses Literasi Keuangan Masyarakat

Kompas.com - 16/07/2016, 11:30 WIB
Media briefing dengan tema Perkembangan Industri Pasar Modal, di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Senin (27/6/2016). Iwan Supriyatna/Kompas.comMedia briefing dengan tema Perkembangan Industri Pasar Modal, di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Senin (27/6/2016).
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sepakat membentuk satu tim untuk mempercepat akses keuangan daerah untuk wilayah Jateng.

Tim ini dinamakan TPAKD, yang diluncurkan Jumat (15/7/2016) sore di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang.

TPAKD ditugaskan untuk ikut mendorong pembangunan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat. Yaitu dengan meningkatkan akses keuangan masyarakat dan UMKM.

Tim juga difungsikan sebagai forum koordinasi antar instansi dan pemangku kebijakan. Melalui skema ini diharapkan nantinya akan mampu meningkatkan dan mempercepat akses keuangan di daerah.

“TPAKD Jateng ini kerja nyata industri jasa keuangan mendorong pembangunan ekonomi melalui peningkatan akses keuangan masyarakat," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Kusumaningtuti S. Soetiono, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (15/7/2016).

Peningkatan akses keuangan di daerah dinilai perlu menyasar pelaku UMKM. Para petani maupun pedagang juga perlu digandeng agar literasi keuangan meningkat.

"Petani bawang di Brebes, petani padi organik di Boyolali, pedagang batik di pasar klewer, dan pedagang di Pasar Legi Solo," ujar dia.

Pembentukan TPAKD di Jateng merupakan tindak lanjut dari Radiogram Menteri Dalam Negeri No. T-900/634/Kedua tanggal 19 Februari 2016. Radiogram berisi perintah agar Kepala Daerah membentuk TPAKD di Provinsi/Kabupaten/Kota bersama-sama OJK di wilayah kerjanya.

TPAKD juga tindak-lanjut program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden RI Jokowi tanggal 11 April 2016 di Brebes.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap tim mampu bekerja nyata memberikan pemahaman di masyarakat.

Ia ingin agar pelaku UMKM yang terus bertambah harus dibarengi dengan penguatan kapasitas.

Kompas TV Perbedaan BI dan OJK â?? Ultimate U eps 10 bagian 3
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.