Target Penerimaan Cukai Naik, Industri Tembakau Merasa Terbebani

Kompas.com - 19/07/2016, 13:15 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali memberi sinyal jika kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) akan dipercepat. Hal ini menyusul kenaikan target penerimaan cukai hasil tembakau dalam anggaran penerimaan belanja negara perubahan (APBNP) 2016 menjadi sebesar Rp 141,7 triliun.

Percepatan kenaikan cukai tersebut mengingat hingga semester pertama 2016, setoran cukai ke kas negara anjlok 27,26 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, setelah hanya menyumbang Rp 43,72 triliun.

Hal itu sejalan dengan merosotnya pemasukan negara dari CHT. Realisasi penerimaan CHT sepanjang semester pertama tahun ini tercatat sebesar Rp 41,16 triliun atau 29,05 persen dari target Rp 141,7 triliun di APBNP 2016.

Angka ini turun 29,03 persen dari pencapaian periode yang sama tahun lalu, Rp 58,1 triliun.

Menanggapi rencana kenaikan CHT, masyarakat industri rokok indonesia (FORMASI) Suhardjo menegaskan, kondisi industri rokok saat ini sedang sulit. Ditambah lagi pertumbuhan industri untuk saat ini masih stagnan dan agak kendor.

Kondisi ini merupakan dampak dari pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 20 yang mewajibkan industri untuk membayarkan cukai di tahun berjalan.

"Kalau dinaikan lagi dalam satu atau dua bulan ini akan membuat daya beli masyarakat menurun, efeknya di Januari setoran kosong," ujar Suhardjo dalam keterangan terulisnya, Selasa (19/7/2016).

Suhardjo menambahkan, volume produksi jika dilihat secara grafik belum terpenuhi. Ia berharap agar pemerintah jangan terlalu menekan industri.

"Kenaikan ini malah memperbanyak peredaran rokok ilegal," tandasnya.

Ekstensifikasi

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.