Terminal Baru Bandara Sultan Thaha Harus Siap Antisipasi Kabut Asap

Kompas.com - 21/07/2016, 15:00 WIB
Bandara Sultan Thaha Jambi Iwan Supriyatna/Kompas.comBandara Sultan Thaha Jambi
|
EditorAprillia Ika

JAMBI, KOMPAS.com - Tahun 2015 adalah tahun terberat bagi masyarakat Jambi, mengingat pada saat itu kebakaran lahan dan hutan menimbulkan asap pekat yang melumpuhkan seluruh aktivitas warga.

Aktifitas bandara Sultan Thaha salah satu yang terkena dampak bencana tersebut. Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan, terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 11,29 persen karena maskapai banyak yang membatalkan maupun menunda penerbangan.

"Tahun 2015 terjadi penurunan karena kabut asap, tahun 2014 jumlah penumpang bisa sampai 1,3 juta, di 2015 menurun jadi 1,1 juta atau turun 11,29 persen," ujar Zumi saat menghadiri peresmian terminal baru Bandara Sultan Thaha di Jambi, Kamis (21/7/2016).

Dengan diresmikannya terminal baru Sultan Thaha, dirinya berharap pihak bandara bisa lebih antisipatif dalam menghadapi bencana asap yang kerap terjadi di Jambi.

"Dengan instrumen landing system (ILS) yang dimiliki, bisa dioptimalkan penggunannya untuk kelancaran arus penerbangan ketika ada kabut asap," imbuh Zumi.

Zumi berpesan kepada pengelola bandara agar menyiapkan rencana antisipatif untuk penanganan kabut asap, mengingat di Jambi sudah masuk musim kemarau yang berpotensi terjadi kebakaran lahan dan hutan.

"Sebagai antisipasi dampak kabut asap, kami sudah menyampaikan hal itu ke AP ll untuk mengantisipasi kabut asap, karena sudah masuk ke musim kemarau," pungkas Zumi.

Kompas TV Terminal Keberangkatan Bandara Soetta Padat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X