Bergerak Tak Wajar, Bursa Awasi Pergerakan Harga Saham SULI

Kompas.com - 27/07/2016, 16:35 WIB
Bursa Efek Indonesia KONTANBursa Efek Indonesia
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia tengah mengawasi pergerakan harga saham PT SLJ Global Tbk karena telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).

Pada awal pembukaan, saham dengan kode emiten SULI ini dibuka pada level Rp 110 per saham dan ditutup melemah 7 poin ke level Rp 103 per saham.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham SULI tersebut, perlu kami sampaikan bahwa bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," papar Kepala Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy dalam keterbukaan informasi, Rabu (27/7/2016).

Oleh karena itu, bursa meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, para investor juga diminta untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Bursa juga meminta para investor untuk mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Terakhir, bursa meminta para investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

"Pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," pungkas Irvan.

Sekadar informasi, berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan SULI terutama bergerak dalam bidang industri pengolahan kayu terpadu, mendirikan dan menjalankan perusahaan dalam bidang pengembangan maupun eksploitasi hasil hutan alam dan hutan tanaman, usaha penebangan, pengangkutan kayu dan produksi kayu lapis serta perdagangan impor ekspor dan lokal.

Kompas TV BEI Torehkan Rekor Perdagangan Baru
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.