Keluar dari Kabinet, Jonan Pamitan ke Pegawai Kemenhub

Kompas.com - 27/07/2016, 19:15 WIB
Mantan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan. KOMPAS.com/SRI LESTARIMantan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini, Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan perombakan kabinet atau reshuffle jilid II di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Sebanyak 11 menteri dan satu kepala badan setara menteri di-reshuffle. Salah satunya adalah Ignasius Jonan yang digantikan oleh Budi Karya Sumadi untuk menjadi Menteri Perhubungan.

Setelah dipastikan posisinya diganti, Jonan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memercayakan bertugas sebagai Menteri Perhubungan selama 21 bulan.

"Jadi terima kasih sekali. Saya kira Bapak Presiden telah memutuskan orang yang lebih baik dari saya untuk meneruskan pembangunan ini. Terbaik untuk bangsa dan negara," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Jonan juga berpamitan kepada pegawai Kementerian Perhubungan. Dengan didampingi oleh para direktur jenderal, Ignasius Jonan menyalami satu-per satu pegawai Kemenhub.

Jonan juga belum menentukan rencana ke depan setelah tidak menjabat lagi sebagai Menteri Perhubungan. Namun, dirinya mengaku masih ingin santai setelah melepas jabatan sebagai Menteri Perhubungan.

"Hari ini mau santai dulu, besok belum tahu. Saya mau packing hari ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam kariernya, Ignasius Jonan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi, Universitas Airlangga, ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia dari 2001 sampai 2006.

Kompas TV Perombakan Kabinet Diisukan Pekan Ini (Bag 2)

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Whats New
Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X