Bangun Pabrik Pengolahan Karet, Bangka Belitung Gandeng BUMD Jawa Barat

Kompas.com - 28/07/2016, 21:06 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana menyiapkan 2 hektar lahan untuk mendukung program kerja sama pengolahan karet dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kerja sama ini diharapkan mampu menyelamatkan nasib para petani karet.

“Kami sudah bicara dengan Pemprov Jawa Barat untuk kerja sama ini. Tahap awal lahan akan disiapkan di dekat pelabuhan Pangkalpinang,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Efendi, Kamis (28/7/2016).

Melalui kerja sama ini, karet mentah petani di Bangka Belitung akan diolah sebuah BUMD yang ditunjuk Pemprov Jawa Barat. Produksi diperkirakan mencapai 65.000 ton setiap tahunnya.

“Pemerintah daerah akan memfasilitasi distribusi karet mulai dari tingkat petani. Termasuk soal harga akan dipertahankan yang sifatnya menguntungkan petani. Akan ada juga alih teknologi dalam pengolahan karet menggunakan bahan-bahan yang direkomendasikan dan tidak merusak lingkungan,” papar Rustam.

Anggota DPRD Bangka Belitung, Helliyana menilai, sudah saatnya daerah mandiri dalam pengolahan berbagai komoditas perkebunan, seperti karet.

“Setiap daerah yang mempunyai bahan baku, seharusnya memang harus melahirkan produk turunan. Dan kerja sama ini melibatkan masyarakat petani agar tidak hanya sebagai penonton,” ujar Helliyana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.