Kompas.com - 04/08/2016, 20:06 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta Yoga SukmanaMenteri Keuangan Sri Mulyani di acara World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ada potensi penambahan utang hingga akhir tahun. Hal tersebut menyusul adanya potensi defisit fiskal yang juga kian melebar.

"Perhitungan kemarin mungkin akan ada tambahan Rp 17 triliun," ujar Sri Mulyani usai menutup acara World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Pemerintah memprediksi penerimaan pajak tahun ini diperkirakan akan meleset Rp 219 triliun dari target dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 sebesar Rp 1.539 triliun.

Pemerintah sudah memutuskan memangkas anggaran pemrintah pusat dan transfer daerah mencapai Rp 133,6 triliun pada APBN-P 2016.

Kebijakan itu diambil agar defisit tidak melebihi target 3 persen sesuai undang-undang. Meski begitu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan bahwa pemerintah masih akan melihat perkembangan pemasukan negara hingga akhir tahun.

"Kami harapkan defisit tidak akan meningkat dan kami masih melihat ruangan masih bisa dijaga dalam koridor defisit (3 persen). Semoga tidak akan liar," ujar perempuan 53 tahun itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.