Pemerintah Siapkan Dana Bergulir untuk Kembangkan E-Warung

Kompas.com - 07/08/2016, 15:00 WIB
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dan Menteri BUMN, Rini Soemarno sedang melihat proses transaksi jual beli pada salah satu e warung di Sidosermo, Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2016). Mikhael GewatiMenteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dan Menteri BUMN, Rini Soemarno sedang melihat proses transaksi jual beli pada salah satu e warung di Sidosermo, Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2016).
|
EditorAprillia Ika

SURABAYA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) menyiapkan anggaran untuk pengembangan Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) yang memiliki usaha E-Warung, yang dioperasikan untuk melayani kebutuhan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Saat ini, Kemenkop dan UKM masih memantau perkembangan E warung. "Jika dinilai bisa berkembang, kami akan intervensi dengan permodalan," kata Deputi Pembiayaan Kemenkop, Braman Setyo, Minggu (7/8/2016). 

Di APBN 2017, pihaknya mengaku sudah mengusulkan Rp 150 miliar untuk pengembangan KMIS. "Nanti lewat dana bergulir. Kenapa harus dana bergulir, karena mereka harus belajar mengembangkan bisnis nanti," ujarnya.

Seperti diberitakan, Kementerian Sosial mengubah pola penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) melalui perangkat elektronik E warung sebagai bentuk usaha KMIS.

Dengan menggunakan kartu khusus yang difasilitasi perbankan, penerima program bisa membeli sembako bahkan LPG dan pupuk bersubsidi.

E warung, kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, adalah terobosan untuk memotong distribusi kebutuhan pokok penerima program.

Barang yang dibeli lebih murah karena disuplai langsung oleh produsennya. Selain itu juga agar bantuan sosial tepat sasaran. 

Peresmian E warung di Surabaya, Sabtu kemarin adalah peresmian yang keempat. Tiga warung sebelumnya sudah diresmikan oleh Khofifah di  Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Kompas TV Menteri Sosial & Kak Seto Hibur Anak-Anak di Pengungsian
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.