BTN Disahkan sebagai "Gateway" Dana Repatriasi Pengampunan Pajak

Kompas.com - 08/08/2016, 20:09 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) telah disahkan menjadi gateway penerimaan dana repatriasi dari amnesti pajak.

"Kami akan lebih fokus dalam program ini dengan menerima dana repatriasi amnesti pajak yang berasal dari masyarakat yang selama ini bisa jadi menunggu BTN sebagai gateway dalam propram amnesti pajak," ujar Direktur Utama BBTN, Maryono dalam siaran persnya, Senin (8/8/2016).

Menurut Maryono, ada banyak produk investasi dengan return yang lebih baik yang dapat dimanfaatkan dalam program amnesty ini melalui BTN.

BTN dalam hal ini akan memanfaatkan instrumen simpanan yang akan menampung dana repatriasi tax amnesty seperti deposito, negotiable certificate of deposit (NCD), efek beragun aset berbentuk surat partisipasi (EBA-SP), obligasi negara ritel Indonesia (ORI) dan sukuk.

Sebagai gateway amnesty pajak, kata Maryono, pihaknya akan membidik dana repatriasi yang diperkirakan mencapai Rp 50 triliun, yang akan difokuskan untuk penyaluran ke sektor riil seperti program sejuta rumah.

"Paling banyak ke sektor riil dan properti. Kita fokuskan untuk satu juta rumah, kita blending dan mixing," ujarnya.

BTN mengaku sudah menyiapkan secara matang berbagai instrumen yang dibutuhkan. Ini dimaksudkan agar dana tax amnesty yang masuk ke BTN bisa segera disalurkan seperti melakukan relaksasi pemberian kredit kepada pengembang yang akan membeli tanah untuk dibangun proyek rumah bersubsidi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X