Pelemahan Kurs Poundsterling Genjot Pariwisata Inggris

Kompas.com - 10/08/2016, 07:00 WIB
Menara Big Ben dan Sungai Thames di London, Inggris ThinkStockMenara Big Ben dan Sungai Thames di London, Inggris
|
EditorAprillia Ika

LONDON, KOMPAS.com – Pemesanan penerbangan ke Inggris melonjak sejak bulan Juni 2016 lalu. Lonjakan tersebut dipengaruhi pelemahan tajam yang dialami mata uang poundsterling sebagai imbas voting keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Secara keseluruhan, ada kenaikan sekira 4,3 persen ke Inggris dalam waktu 28 hari setelah referendum Brexit bila dibandingkan di 2015 lalu. Pemesanan penerbangan dari Hongkong ke Inggris melonjak 30,1 persen, dari Amerika Serikat naik 9,2 persen, dan dari negara-negara Eropa lainnya mencapai 5 persen.

Biro riset pariwisata ForwardKeys menyatakan Brexit memiliki dampak langsung dan positif terhadap arus pariwisata ke Inggris. ForwardKeys, yang menganalisis 14 juta transaksi reservasi per hari untuk memonitor pola masa depan perjalanan.

Menurut biro tersebut, nilai tukar yang sangat menguntungkan dalam satu dekade terakhir kemungkinan besar akan menjadi pendorong utama lonjakan pemesanan tiket pesawat ke Inggris. Sejak 23 Juni 2016 yang merupakan hari referendum Brexit, nilai tukar poundsterling sudah melemah sekitar 13 persen terhadap dollar AS.

Tak hanya terhadap dollar AS, poundsterling pun melemah sekitar 10 persen terhadap euro. Melemahnya poundsterling membuat biaya liburan ke Inggris lebih murah bagi para wisatawan.

“Dalam beberapa bulan ke depan, data kami akan menunjukkan apakah lonjakan pasca Brexit ini terus bertahan,” ujar CEO ForwardKeys Olivier Jager seperti dikutip dari BBC, Rabu (10/8/2016).

ForwardKeys menyatakan pula bahwa ketidakpastian perekonomian global, serangan teror di Perancis dan Belgia, serta disrupsi lalu lintas udara juga menguntungkan bagi pariwisata Inggris.

Menurut badan promosi wisata VisitBritain, jumlah wisatawan mancanegara yang melancong ke Inggris meningkat 6 persen menjadi 7,36 juta pada kuartal I 2016.

Sepanjang 2015 lalu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Inggris mencapai 36,1 juta, naik 5 persen dibandingkan tahun 2014 silam.

“Dengan pelemahan mata uang poundsterling, Inggris menawarkan nilai uang yang baik saat ini, khususnya untuk pasar jarak jauh yang biasa membelanjakan banyak uangnya seperti China dan AS,” ungkap VisitBritain. 

Kompas TV Bank di Eropa PHK 3000 Karyawan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Whats New
Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.