Ekonomi Gonjang-ganjing, Sebaiknya Investasi Emas atau Saham?

Kompas.com - 11/08/2016, 08:06 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
|
EditorLatief

Terkait soal risiko, lanjut Hari, perusahaannya sekarang membuka pula layanan brankas emas.

"Emas dititipkan di brankas ini. Selain aman, pemilik bisa memantau asetnya cukup lewat aplikasi, tak perlu setiap saat ke sini," ujarnya.

Lompatan kinerja

Dengan sejumlah inovasi di tengah dinamika pasar yang juga masih butuh safe heaven, kinerja Antam pada 2015 lalu mencatatkan lompatan.

Nilai penjualan pada 2015, misalnya, tumbuh 12 persen dibandingkan pada 2014, menjadi Rp 10,53 triliun. Volume penjualan emas pada 2015 melompat 42 persen dibandingkan pada 2014, menjadi 14.179 kilogram.

Pada tahun itu komposisi penjualan PT Antam Tbk juga berubah. Dari semula emas memberikan porsi di kisaran 30 persen, berubah melonjak menjadi 71 persen.

"Tahun 2015 memang lompatan (kinerja) bagi kami," kata Direktur Keuangan PT Antam (Perseroan) Tbk, Dimas Wikan Pramudhito, Rabu.

Perusahaan ini juga tak semata mengandalkan pasar dalam negeri untuk mendongkrak kinerja keuangan. Pada 2015, misalnya, mereka mengekspor emas ke India.

"Kami juga terus menjajaki peluang pasar di luar negeri, yang bisa memberikan margin profit siginifikan bagi usaha kami," kata Tedy.

Lagi-lagi, investasi saham juga sebaiknya tidak melihat acuan pada satu waktu. Nilai saham yang saat ini terlihat turun, belum tentu tidak menjanjikan untuk jangka panjang.

Fluktuasi saham bisa saja dipicu kehadiran industri tertentu yang tengah “naik panggung” atau mendapatkan momentum tepat. Di sini, rencana strategis perusahaan yang bisa menjadi pemilahnya.

Jadi, sudah menentukan mau pilih investasi apa?

Halaman:
Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X