Kompas.com - 12/08/2016, 15:29 WIB
Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind) Jobi Triananda Hasjim (kanan) saat menerima penghargaan “In Appreciation for Safe Execution of The Banyu Urip EPC 3 and 5 Offshore Pipeline & Mooring Tower and Infrastructure Facilities” yang diberikan oleh Ketua Badan Kerja Sama Participating Interest (BKS PI), Mochammad Iqbal (kiri) di Jakarta, pada Kamis (28/4/2016). RekindDirektur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind) Jobi Triananda Hasjim (kanan) saat menerima penghargaan “In Appreciation for Safe Execution of The Banyu Urip EPC 3 and 5 Offshore Pipeline & Mooring Tower and Infrastructure Facilities” yang diberikan oleh Ketua Badan Kerja Sama Participating Interest (BKS PI), Mochammad Iqbal (kiri) di Jakarta, pada Kamis (28/4/2016).
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Rekayasa Industri tetap mepertahankan tiga program yakni ketahanan energi, ketahanan pangan, dan hilirisasi mineral.  Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama Rekayasa Industri (Rekind) menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya hari ini, Jumat (12/8/2016), bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-35 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini.

Menurut Jobi kemudian, ketiga program itu diwujudkan melalu pembangunan lintas segmen industri kilang dan petrokimia, perminyakan dan gas di lokasi darat maupun lepas pantai, pembangunan infrastruktur mineral lingkungan dan industri, serta  pembangunan pembangkit listrik berbasis panas bumi.

Sumbangsih nyata Rekind pada program ketahanan energi antara lain dengan pembangunan fasilitas produksi dan infrastruktur industri  minyak dan gas bumi; pembangunan pusat pembangkit listrik dan refinery & petrokimia. Menjawab potensi minyak dan gas bumi yang besar, Rekind mengembangkan kemampuannya dalam membangun fasilitas produksi minyak dan gas bumi dengan membangun infrastruktur industri pada segmen onshore oil & gas. Rekind mampu mengelola jenis proyek transmisi gas hulu, pemrosesan gas dengan tekanan tinggi, refrigeration & compression system, gas booster station, serta flowlines & trunkline.

Rekind berhasil menyelesaikan Proyek Pengembangan Gas Matindok (PPGM) Central Processing Plant (CPP) Donggi, proyek ini turut memberikan sumbangsih produksi LNG di Indonesia sebesar 60 juta kaki kubik perhari (MMSCFD). Pembangunan CPP Donggi akan meningkatkan kontribusi di sektor pembangkit listrik dan infrastruktur lainnya.

Beberapa proyek di bidang perminyakan dan gas lokasi darat adalah Dayung Compression & Central Gas Plant, EPC 5 Banyu Urip, Terminal Penerimaan dan Regasifikasi LNG Arun.

Pada segmen industri perminyakan dan gas lepas pantai, Rekind mengelola  jenis proyek offshore platform engineering design & fabrication, offshore platform transportation & installation, EPCI Floating System, Integrated Engineering Procurement Construction Installation (EPCI) Pipeline, Offshore hook up & brownfield work, Inspection repair & maintenance. Rekind berhasil membangun proyek menara tambat dan pipanisasi offshore EPC 3 Cepu.

Sinergi Rekind dengan perusahaan multinasional untuk melakukan alih teknologi dengan standar kualitas internasional dan mampu berinteraksi dengan global resources.

Di industri offshore tanah air, Rekind telah  membangun beberapa proyek di antaranya adalah LNG Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung, Subsea Pipeline Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang, Pipanisasi bawah laut Oyong, Pipanisasi bawah laut yang menghubungkan Labuan Maringgai (Sumatera Selatan) menuju Muara Tawar (Jawa Barat), Tower Yoke Mooring System (TYMS) Lampung, dan lainnya.

Menjawab kebutuhan energi nasional, Rekind mampu memberikan kontribusi riil melalui pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Panas Bumi dan Uap. Rekind mampu dan berhasil membangun 14 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Indonesia dengan total kapasitas sebesar 832 MW. PLTP Ulubelu Unit 1, 2, 3 dan 4, PLTP Kamojang unit 4 dan 5, PLTP Lahendong unit 2, 3, 4, 5 dan 6. Belum lama ini Rekind mampu menyelesaikan pembangunan PLTP Kamojang 1 x 35 MW. Pada proyek ini Rekind menerapkan inovasi teknologi yang dapat mempercepat proses konstruksi sehingga waktu penyelesaian proyek lebih cepat dari target yang ditentukan. Sedangkan dalam proyek PLTU, Rekind mampu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya 1 x 625 MW dan PLTU Tonasa (2x35 MW).

Menjawab tantangan pada industri ketahanan pangan, Rekind mampu membangun rangkaian pabrik pupuk di lingkup Indonesia (9 pabrik pupuk)   dan regional Asean (2 buah), pabrik gula terpadu serta bioenergi (pabrik bioethanol, methanol dan biodiesel). Salah satu proyek Rekind di lingkup regional yang baru saja diselesaikan adalah Sabah Ammonia Urea (SAMUR) Plant di Malaysia yang meraih penghargaan 40 juta jam tanpa kecelakaan kerja.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas Rekind dalam setiap pengerjaan proyeknya, untuk memastikan standar K3 bagi seluruh karyawan, Rekind bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI mendirikan program Health Safety Environment (HSE) Training School. Seluruh subkontraktor yang bekerja sama dengan Rekind harus melalui Contractor Safety Management System (CSMS) untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan oleh Rekind.

Untuk mendukung hilirisasi mineral, Rekind mampu mengembangkan pembangunan industri mineral environment & industrial infrastructure. Proyek – proyek pada segmen ini yang telah diselesaikan oleh Rekind antara lain pabrik semen, ferronickel, batubara dan alumunium; Water Treatment Plant, Waste Water Management System, demineralisasi; serta infrastruktur penunjang pabrik., Ferronickel smelting plant, Semen Kupang, Semen Tuban, dan Semen Tonasa. Ammonium Nitrate Prill Plant (ANP) memproduksi Ammonium Nitrate terbesar di ASEAN dengan kapasitas produksi 300 ribu ton/ tahun yang ditujukan untuk mendukung industri pertambangan dan pupuk nasional. Selain aspek teknis yang kompleks, pembangunan pabrik ANP juga mensyaratkan standar keselamatan tinggi yang tidak mudah untuk diterapkan, namun Rekind berhasil meraih zero accident dengan 10 juta jam tanpa kecelakaan kerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Whats New
Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.