Ini Pernyataan Resmi Menteri ESDM soal Dwi-kewarganegaraan

Kompas.com - 14/08/2016, 12:10 WIB
Menteri ESDM Arcandra Tahar.


KOMPAS/WISNU WIDIANTOROMenteri ESDM Arcandra Tahar.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan pernyataan resmi terkait isu dwi-kewarganegaraan yang merebak sejak Sabtu (13/8/2016).

Dalam website resmi www.esdm.go.id, Minggu (14/8/2016), Arcandra menegaskan, hingga saat ini dirinya adalah warga negara Indonesia (WNI), bukan warga negara Amerika Serikat (AS).

Penegasan ini diharapkan dapat menetralisasi rumor yang berkembang saat ini terkait kewarganegaraannya sebagai Menteri ESDM.

“Saya tuh orang Padang asli, istri saya juga orang Padang asli, lahir dan besar di Padang. Cuma pas kuliah S-2 dan S-3 saya kuliah di Amerika,” ujar Arcandra.

Lebih lanjut, Arcandra menuturkan, dirinya berangkat ke negeri Paman Sam itu pada tahun 1996.

Sampai saat ini Arcandra juga masih memegang paspor Indonesia. “Dan paspor Indonesia saya masih valid,” kata dia.

Kepada awak media pun Arcandra mempersilakan untuk mengecek paspor Indonesianya.

Sebagaimana diketahui, Presiden RI Joko Widodo melantik Arcandra sebagai Menteri ESDM pada Rabu (27/7/2016).

Pengganti Sudirman Said ini merupakan seorang profesional di bidang energi dan sumber daya mineral.

Arcandra menghabiskan 20 tahun masa studi dan kariernya di AS, menimba ilmu di berbagai perusahaan minyak dan gas bumi AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X