Penerapan BI 7-day Repo Rate Akan Dorong Penyaluran Kredit

Kompas.com - 16/08/2016, 19:42 WIB
EditorM Fajar Marta

Saat ini, rata-rata suku bunga deposito satu bulan sekitar 6,79  persen, jauh di atas bunga acuan bank sentral untuk instrumen bertenor satu bulan yang sebesar 5,7 persen. 

Mengapa suku bunga deposito satu bulan berada jauh di atas suku bunga acuannya?

Pada masa-masa awal digunakan, pergerakan BI Rate mencerminkan pergerakan PUAB O/N karena memang target operasionalnya adalah suku bunga PUAB O/N.

Saat itu, spread antara BI Rate dan bunga deposito satu bulan sekitar 75 basis poin (bp).

Namun, pada tahun 2010, Indonesia mulai kebanjiran likuiditas seiring langkah Amerika Serikat melakukan pelonggaran moneter esktrim yang disebut Quantitative Easing (QE)

Dalam kondisi normal, banjir likuiditas ini seharusnya membuat BI Rate turun. Namun ternyata inflasi di Indonesia saat itu tetap tinggi akibat berbagai faktor yang berada di luar kendali BI.

Karena BI rate konsisten dengan pergerakan inflasi, maka bank sentral tidak dapat menurunkan BI rate di bawah inflasi.

Akibatnya, BI Rate dan target operasionalnya yakni PUAB O/N menggerak menjauh.

Jadi, mulai saat itu, pergerakan BI Rate tidak lagi mencerminkan pergerakan bunga di pasar uang.

Masalahnya, pergerakan BI rate masih menjadi patokan dalam menentukan bunga deposito.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X